Berita NTT
Dispora NTT Diskusikan Pentingnya Gizi Atlet
Dia berharap apa yang disampaikan oleh pemateri tentang gizi yang harus dipenuhi para atlet saat persiapan hingga pemulihan dapat dipahami para atlet.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT menggelar Diskusi Sehat bertema 'Budaya Konsumsi Bagi atlet Berprestasi Tingkat Provinsi NTT di Ruang VIP Stadion Oepoi, Rabu (15/5).
Diskusi Sehat yang digelar Dispora NTT itu diikuti 72 atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) NTT.
Tampil sebagai pemateri adalah Dr. Lukas M Boleng, M.Pd. Lukas menekankan tentang pentingnya gizi untuk prestasi atlet. Menurutnya, gizi yang baik bagi seorang atlet penting untuk mencapai optimal komposisi tubuh seorang atlet.
Selain itu, kata Lukas, guzu dapat meningkatkan kualitas tidur yang optimal untuk optimalisasi regenerasi sel dan pertumbuhan otot dan juga pencapaian performa prestasi saat pertandingan atau lomba.
Selain itu, ujarnya, memaksimalkan stimulus saat berlatih atau memperbaiki mood atlet, serta mendukung proses pemulihan seorang atlet usai berlatih atau berranding.
Lukas yang juga merupakan ahli gizi atlet di KONI NTT itu menekankan tentang pentingnya pengurus, pelatih dan pengelola untuk memperhatikan gizi atlet. Dia mengucapkan terima kasih kepada Dispora NTT yang selama ini sangat memperhatikan makanan atlet di sentra PPLP dan PPLM.
Kadispora NTT, George Hadjoh dalam sambutannya, saat membuka diskusi ini menegaskan bahwa PPLP dan PPLM adalah pusat atlet dengan dukungan segala sumber daya yang memadai, termasuk soal makanan atau gizi. "Karena itu, PPLP dan PPLM itu menjadi sentra emas. Jadi setiap orang yang tinggal di dalamnya harus meraih emas. Jika tidak silakan keluar," tegas George Hadjoh.
Baca juga: Ketua Umum Koni NTT, Josef Nae Soi: "Kita Berdoa dan Mendukung Team Kesayangan Indonesia"
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Diapora NTT, Hermensen Ballo menambahkan, diskusi sehat ini penting untuk memberi pemahaman kepada para atlet tentang makanan bagi seorang atlet. "Banyak atlet yang belum paham tentang gizi bagi seorang atlet, padahal mereka menjalani latihan yang berat. Karena itu, diskusi ini menjadi penting bagi para atlet," jelasnya.
Dia berharap apa yang disampaikan oleh pemateri tentang gizi yang harus dipenuhi para atlet saat persiapan hingga pemulihan dapat dipahami para atlet.
"Banyak atlet yang kurang paham sehingga malas makan sayuran. Padahal sayur itu sangat penting untuk pemulihan di tengah latihan yang berat. Ini perlu diberi pemahaman kepada para atlet," tegasnya. (eko)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.