Pilkada Manggarai Timur

Pilkada Manggarai Timur, Begini Kata Agas-Syukur Saat Deklarasi Sahabat AKUR di Bangka Kantar 

pada pesta demokrasi tentu ada beda pilihan, namun harus tetap AKUR. AKUR santun dalam berpolitik. 

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Deklarasi sahabat AKUR untuk Desa Golo Kantar dan Bangka Kantar pada Pilkada Manggarai Timur.  

Dalam kesempatan itu, Agas, menekankan pentingnya membangun ekonomi keluarga. Jika AKUR terpilih salah satu prioritas pembangunan AKUR adalah fokus memberikan pemberdayaan terhadap perempuan, karena perempuan adalah pondasi pembangunan ekonomi keluarga. 

Menurutnya, jika ekonomi baik, kesehatan pada perempuan baik, maka akan melahirkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dan khususnya Manggarai Timur yang cerdas. 

Balon Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Syukur dalam kesempatan itu juga mengatakan, dua kali Pilkada Manggarai Timur, menjadi lawan berat Agas Andreas. Namun kali ini, ia bersedia untuk mendampingi Agas Andreas dengan paket AKUR, karena apa yang menjadi mimpinya dan mimpi pendukungnya sudah terwujud dari kepemimpinan Andreas Agas sebelumnya. 

Ia mengatakan hal ini terbukti, meski pun dilanda pandemi Covid-19 waktu itu yang berdampak pada semua aktifitas ekonomi lumpuh total, namun dengan keberanian pemerintah daerah bersama DPRD melakukan pinjaman dana di Bank NTT sebesar Rp 101 miliar. Dana itu untuk pembangunan jalan hotmix di enam ruas jalan strategis kabupaten pada tahun anggaran 2023 lalu. 

Selain  itu, Kabupaten Manggarai Timur juga mendapatkan banyak bantuan dana dari pusat untuk kepentingan pembanguan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. 

"Contohnya kita di Desa Bangka Kantar ini, baik SD dan SMP dapat pembangunan fisik yang begitu banyak. Terkait air minum bersih tahun anggaran 2024 ini sebesar Rp 3 miliar lebih untuk pembangunan tambah jaringannya. Jadi kalau ada yang bilang tidak ada perubahan saya kira bukan begitu," ujarnya. 

Tarsisius juga menerangkan, terkait pemberhentian THL, bukan tindakan yang diambil semena-mena oleh Pemda Manggarai Timur waktu itu. Namun itu sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat. 

Meski diberhentikan dari THL, namun kata Tarsisius, Pemda saat itu mempunyai kepedulian. Bupati Agas Andreas waktu itu mempunyai hati memikirkan nasib anak-anaknya dengan memberikan bantuan modal usaha senilai Rp 15 juta untuk masing-masing THL yang dirumahkan dan juga memberikan pelatihan usaha. 

Begitu juga, Pemda Manggarai Timur juga mengusulkan banyak penerimaan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baik guru, kesehatan dan tenaga teknis lainya. 

"Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk rakyatnya. Tidak ada pemerintah daerah tidak memperdulikan rakyatnya. Jadi kalau orang omong terkait THL itu, kasitau bilang kami sudah dapat informasi jelas," ujarnya. 

Tarsisius juga meminta dukungan dari Sahabat AKUR untuk memenangkan paket AKUR pada Pilkada Manggarai Timur berlangsung pada tanggal 27 November 2024 nanti. (rob) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved