Selasa, 28 April 2026

Erupsi Gunung Ruang

Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara Berlanjut, Kenapa Muncul Kilatan Petir?

Letusan Gunung Ruang, Sulawesi Utara, mengakibatkan penutupan sementara Bandara Sam Ratulangi. Penerbangan dibatalkan.

Editor: Agustinus Sape
BPBD KABUPATEN SITARO
Kondisi erupsi Gunung Ruang pada pukul 01.30 WIB, Rabu (17/3/2024). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara masih berlanjut dan berdampak pada penutupan sementara Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Guna mengedepankan keselamatan, maskapai penerbangan membatalkan jadwal keberangkatan pesawatnya.

Operasionalisasi Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, ditutup sementara akibat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Penutupan ini berdasarkan warta udara atau ASHTAM bernomor VAWR7240 tertanggal Rabu (17/4/2024) pukul 19.26 Wita hingga 24 jam sesudahnya pada Kamis (18/4/2024).

”Kami harus melakukan penutupan operasionalisasi penerbangan Bandara Sam Ratulangi karena sebaran abu vulkanik yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan,” ujar Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado Ambar Suryoko secara tertulis dari Manado, Kamis (18/4/2024).

Pihaknya akan memantau dan mengawasi perkembangan situasi Gunung Ruang serta dampaknya terhadap sejumlah bandara di sekitarnya secara berkala. Pengamatan lapangan dilakukan dengan interval 30 menit hingga 60 menit sekali pada beberapa titik di sekitar bandara.

”Kejadian ini adalah situasi force majeure. Saya berharap, masyarakat, khususnya calon penumpang, dapat memahami jika ada keterlambatan dan pembatalan penerbangan,” kata Ambar.

Baca juga: Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, 828 Warga Dievakuasi

Ambar melanjutkan, saat ini ada lima keberangkatan dan empat kedatangan terdampak. Mereka berstatus tertunda, dibatalkan, dan dialihkan.

Maskapai penerbangan diimbau untuk memberikan kompensasi kepada penumpang yang telah membeli tiket, termasuk opsi pengembalian penuh, penjadwalan ulang, serta pengalihan ke bandara terdekat. Harapannya, upaya ini bisa membantu penumpang yang terdampak penutupan bandara.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Penerbangan pada Keadaan Force Majeure. Tak hanya itu, Kemenhub juga telah merilis Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 153 Tahun 2019. Keputusan itu berisi tata cara dan prosedur penanganan kolaborasi dampak abu vulkanik terhadap operasi penerbangan. Kedua surat itu menjadi pedoman pelaksanaan penanganan krisis ini.

”Kami akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait dalam penanganan force majeure ini agar dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan,” tutur Ambar.

Sebelumnya, Gunung Ruang erupsi pada Rabu sejak siang hingga malam. Ketinggian erupsi mencapai 3 kilometer berupa semburan lava atau awan panas.

Daerah sekitar gunung dalam radius 6 km dikosongkan. Setidaknya ada 11.000 penduduk yang harus mengungsi sementara. Batu pijar terlontar hingga ke rumah warga, bahkan melewati radius 6 km (Kompas.id, 18/4/2024).

Pembatalan penerbangan

Seiring dengan penutupan Bandara Sam Ratulangi, sejumlah maskapai mengalami perubahan hingga pembatalan jadwal penerbangan. Upaya ini bentuk prioritas pada keselamatan dan keamanan penerbangan.

Corporate Communications Strategic of Lion Group Danang Mandala mengatakan, penerbangan maskapai Lion Group dari dan ke Bandara Internasional Sam Ratulangi dibatalkan. Rute terdampak meliputi Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Sorong, Gorontalo, Kao, Labuha, Luwuk, Melonguane, Palu, Tahuna, dan Ternate.

”Lion Group telah menginformasikan kepada seluruh penumpang tentang pembatalan sementara penerbangan akibat erupsi Gunung Ruang. Lion Group akan mengakomodasi apabila ada permintaan perubahan jadwal penerbangan sesuai ketentuan berlaku bagi penumpang terdampak,” kata Danang.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved