Breaking News

Timor Leste

Timor Leste: Presiden Ramos Horta Pertanyakan Apakah Negaranya Siap Menjadi Anggota Penuh ASEAN

“Saya tidak tahu apakah pemerintah saat ini telah menjadikan rumah sakit modern dan bandara modern sebagai prioritas mutlak,” tambahnya.

Editor: Agustinus Sape
RTV Malacanang
Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta. 

POS-KUPANG.COM - Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, mempertanyakan apakah negaranya siap untuk bergabung dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahun depan, seperti yang direncanakan saat ini, mengingat kurangnya infrastruktur utama di negara tersebut.

“Negara-negara ASEAN siap menerima Timor Leste pada tahun 2025,” ujarnya dalam wawancara dengan Lusa. “Sekarang, Timor Leste belum siap. Bahkan tidak memiliki bandara modern atau rumah sakit modern.

“Saya tidak tahu apakah pemerintah saat ini telah menjadikan rumah sakit modern dan bandara modern sebagai prioritas mutlak,” tambahnya.

“Jika Anda tidak berpikir bahwa bandara modern merupakan hal yang mendesak – dan hal ini seharusnya sudah dilakukan bertahun-tahun yang lalu – dan jika Anda tidak menganggap bahwa rumah sakit modern adalah hal yang mendesak, maka bergabungnya kita ke ASEAN juga tidak merupakan hal yang mendesak.”

Dia menegaskan bahwa Timor Leste tidak dapat bergabung dengan organisasi yang memiliki bandara dan rumah sakit saat ini.

ASEAN didirikan pada tahun 1967 untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, politik, sosial dan budaya serta menjamin stabilitas dan pembangunan di kawasan.

Negara-negara anggotanya saat ini adalah Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam, negara terakhir yang bergabung dengan ASEAN, pada tahun 1995.

Kesepuluh negara anggota pada bulan November 2022 memberikan suara bulat untuk menerima Timor Leste, namun dengan status pengamat saja, dan tidak memiliki hak veto.

Baca juga: Australia Dukung Pendanaan bagi Peningkatan Teknologi dan Tanggap Bencana Polisi Timor Leste

Pada bulan Mei 2023 ASEAN, bersama dengan Timor Leste, menyetujui peta jalan menuju keanggotaan penuh pada tahun 2025, yang mencakup penyiapan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, dan adopsi perjanjian yang ada dalam organisasi tersebut.

Pekan lalu, Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, melakukan kunjungan ke Dili dan menegaskan kembali komitmennya untuk bekerja sama dengan Timor Leste sehingga negara tersebut dapat menjadi anggota penuh organisasi tersebut dalam waktu dekat.

Pihak berwenang Timor Leste telah menetapkan tahun 2025 sebagai tahun bagi negara tersebut untuk menjadi anggota penuh organisasi tersebut, namun keputusan akan dibuat oleh negara-negara anggota ASEAN.

(macaubusiness.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved