Timor Leste

Australia Dukung Pendanaan bagi Peningkatan Teknologi dan Tanggap Bencana Polisi Timor Leste

Pemerintah Australia akan mendukung dengan dana sebesar $23 juta (sekitar Rp242 miliar) untuk mendukung polisi Timor Leste.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Bendera Timor Leste dan Australia di atas meja pertemuan tingkat tinggi 

POS-KUPANG.COM, DILI - Australia memastikan akan mendukung upaya peningkatan kemampuan teknologi dan tanggap bencana bagi polisi di Republik Demokratik Timor Leste.

Pemerintah Australia akan mendukung dengan dana sebesar $23 juta (sekitar Rp242 miliar) untuk mendukung polisi Timor Leste. Adapun Timor Leste baru saja meningkatkan hubungan dengan China.

Menteri Pembangunan Internasional dan Pasifik Pat Conroy dalam pembicaraan dengan PM Xanana Gusmão Dili pada akhir Januari 2024 lalu menggarisbawahi komitmen Autralia untuk polisi Timor Leste. 

Baca juga: Bertemu Duta Besar Negara ASEAN untuk Timor Leste, Dr Kao Kim Hourn Sampaikan Hal Ini

“Australia berkomitmen untuk bekerja sama dengan Timor Leste untuk memberikan layanan kepolisian yang terampil dan profesional yang berkontribusi bagi Timor Leste yang stabil dan aman,” kata Conroy saat itu dikutip dari VOA.

Australia akan menyediakan $23 juta itu untuk melanjutkan kemitraan kepolisian antara kedua negara yang dimulai 20 tahun yang lalu, lanjutnya.

Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta mengatakan pada September lalu bahwa kemitraan strategis yang ditandatangani Gusmao dengan China akan meningkatkan investasi China dan infrastruktur, tetapi tidak diperluas ke kerja sama militer, dan Australia masih tetap menjadi mitra keamanan utamanya.

Australia khawatir dengan upaya-upaya China untuk meningkatkan hubungan keamanan dan kepolisian di kawasan Pasifik, setelah Beijing mencapai perjanjian keamanan dengan Kepulauan Solomon.

Timor Leste adalah negara berkembang yang terletak sekitar 700 kilometer sebelah barat laut Australia.

Duta Besar China untuk Australia mengatakan bulan ini bahwa Beijing memiliki strategi untuk membantu negara-negara Kepulauan Pasifik dalam bidang kepolisian, bukan pertahanan, dan kehadirannya yang kian besar di wilayah tersebut tidak seharusnya membuat Australia khawatir.

Conroy Selasa akan melanjutkan perjalanan ke Nauru, yang mengalihkan hubungan diplomatiknya dari Taiwan ke Beijing pada awal bulan ini. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di Google News

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved