Berita Malaka
Atasi Krisis Air Bersih, Pemerintah Desa Taaba di Malaka Bagi 43 Buah Fiber Air ke Masyarakat
Atasi krisis air bersih, Pemerintah Desa Taaba di Kabupaten Malaka bagi 43 fiber air ke masyarakat
Penulis: Novianus L.Berek | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN- Pemerintah Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, NTT membagikan 43 buah fiber air kepada masyarakat, Kamis 11 April 2024.
Pemberian bantuan ini sebagai upaya jangka pendek dari Pemerintah Desa Taaba dalam mengatasi krisis air bersih yang selalu melanda masyarakat setiap musim kemarau. Kemudian, sebagai upaya penanganan stunting di desa.
Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan Kepala Desa Taaba, Ida Hoar Nahak kepada perwakilan masyarakat penerima, disaksikan anggota BPD dan Ketua TP PKK Desa Taaba.
Pada kesempatan itu, dalam suasana yang tidak terlalu formil, Kades Ida Nahak menjelaskan kepada masyarakat penerima bahwa jumlah fiber yang diberikan sebanyak 43 buah.
Rincian, 40 buah untuk masyarakat dan tiga buah ditempatkan pada fasilitas publik, masing-masing di Kantor Desa, SDK Taaba dan Kapela. Fiber yang dibagikan itu berkapasitas 1200 liter.
Bantuan ini bersumber dari Dana Desa tahun 2024 dengan anggaran sebesar Rp 64. 500.000.
Menurut Ida Nahak, pemberian fiber air merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengatasi krisis air bersih di Desa Taaba. Disamping itu, pemerintah juga merencanakan strategi jangka panjang yakni mencari titik-titik lokasi yang bisa dibangun sumur.
Baca juga: Kepala Desa Taaba di Malaka Beri Bantuan Pangan Untuk Korban Bencana
Ida Nahak mengharapkan, fiber air yang dibagikan itu sungguh membantu masyarakat yang belum memiliki penampung air selama ini.
Dengan adanya fiber air, masyarakat dapat menampung air minum dalam waktu yang cukup lama.
Masyarakat yang menerima bantuan viber air mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah desa yang benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat.
"Saya masyarakat Desa Taaba yang terima bantuan fiber mengucapkan terima kasih kepada kepala desa Taaba", ungkap Petrus Klau Lekik.
Menurut Petrus, dengan adanya bantuan fiber air maka ia tidak lagi mencari air setiap hari di desa tetangga. Cukup dengan memesan mobil tangki air, ia bisa memenuhi kebutuhan air bersih hingga satu sampai dua minggu.
Masyarakat juga menilai, program bantuan fiber air yang dilakukan Kepala Desa Taaba, Ida Hoar Nahak merupakan sejarah baru bagi masyarakat Taaba karena jumlah fiber yang diberikan dalam jumlah banyak yakni 43 buah.
"Ini bantuan yang luar biasa dari Ibu Desa Taaba. Satu kali kasih sampai puluhan Viber. Kami masyarakat senang sekali,". kata Gaspar Fahik. (nbs)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.