Idul Fitri 2024
Selasa Besok Sidang Isbat, 1 Syawal Idul Fitri 2024 Berpotensi Serentak
Rangkaian sidang isbat seperti tahun sebelumnya diawali dengan pemaparan posisi hilal menurut hisab oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.
Kementerian Agama, kata Kamaruddin, juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatulhilal di berbagai provinsi.
Kementerian Agama akan menurunkan tim ke 120 lokasi di seluruh Indonesia untuk memantau hilal.
“Mereka akan melaporkan, apakah pada hari itu hilal terlihat atau tidak,” kata Kamaruddin.
Kamaruddin menjelaskan, pelaksanaan sidang isbat merupakan penetapan secara formal sesuai undang-undang.
Dijelaskannya, dasar hukum sidang isbat tercantum dalam Pasal 52 A Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.
Baca juga: Ramadhan 2024, 380 Penumpang Mudik Gratis ke Alor
Pasal itu menyebutkan, Pengadilan Agama memberi isbat kesaksian rukyat hilal dalam penentuan awal bulan pada tahun hijriah.
“Meski semua orang sudah mengetahui posisi hilal, tapi sidang isbat tetap harus dilakukan, karena sidang isbat selain forum penetapan formal, juga forum silaturahmi dan literasi,” pungkasnya.
Sidang isbat merupakan wadah musyawarah organisasi masyarakat Islam, pakar falak dan astronomi, lembaga terkait (BMKG, BIG, Planetarium, ITB Bosscha, UIN, dan lainnya) dalam menentukan bersama waktu memulai ibadah puasa dan berhari raya untuk kemaslahatan umat dan Ukhuwah Islamiyah.
Selain pemerintah, penetapan Hari Raya Idul Fitri 2024 dilakukan ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
NU sejauh ini belum menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 2024, biasanya dilakukan menyusul hasil sidang isbat pemerintah.
NU menetapkan 1 Ramadan pada 12 Maret 2024 sehingga 1 Syawal kemungkinan jatuh pada 10 April 2024 jika puasa berlangsung 29 hari atau 11 April 2024 jika puasa berlangsung 30 hari (istikmal).
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengeluarkan data hilal awal Syawal 1445 H pada Rabu, 29 Ramadhan 1445 H atau pada Selasa (9/4/2024).
“Tinggi hilal terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Selasa, 29 Ramadhan 1445 H atau bertepatan 9 April 2024 M berada di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan dengan tinggi +4 derajat 52 menit, sedangkan parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi +7 derajat 28 detik,” data yang dirilis LF PBNU Senin (8/4/2024).
Baca juga: Senyum Nisa, Promo Tambah Daya Ramadhan Berkah
Sedangkan elongasi terkecil di Indonesia saat matahari terbenam pada Selasa, 29 Ramadhan 1445 H atau bertepatan 9 April 2024, sebesar 8 derajat 30 menit di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan dan sampai dengan 10 derajat 19 menit derajat di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh.
Muhammadiyah Metode Hisab
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.