Berita Rote Ndao

Cahaya Obor Selimuti Ibadah Jumat Agung di Jemaat Rayon Dalek Esa GMIT Efata Lekioen

Saat dikonfirmasi, Koordinator Rayon Dalek Esa, Herman Ndun menjelaskan, cahaya obor sebagai lambang terangnya Kristus dalam dunia.

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Koordinator Rayon Dalek Esa, Herman Ndun saat memegang obor yang dibuat jemaat rayon setempat. Jumat, 29 Maret 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Momentum ibadah Jumat Agung di lingkungan jemaat Rayon Dalek Esa GMIT Efata Lekioen diwarnai cahaya obor.

Sejumlah obor dipasang di pinggiran jalan dalam lingkungan rayon.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Rayon Dalek Esa, Herman Ndun menjelaskan, cahaya obor sebagai lambang terangnya Kristus dalam dunia.

"Sebagai jemaat di lingkungan rayon, kami membuat obor-obor ini dengan bahan sederhana. Dalam kesederhanaan, Tuhan Yesus telah membawa terang dalam dunia ini," cetus Herman Ndun, Jumat, 29 Maret 2024.

Dia lanjut menjelaskan, obor tersebut terbuat dari bambu dan kaleng bekas yang diisi minyak tanah.

Baca juga: Kapolres Rote Ndao Lakukan Sholat Jumat Berjamaah di Masjid Jamiatul Islamiah Oelaba

Yang disebut Herman Ndun, sesuatu yang sederhana, namun dapat membawa terang bagi sekitar.

Hal itu, kata dia, serupa dengan apa yang Tuhan Yesus inginkan dari jemaat dalam hidup ini. 

"Jadilah terang Kristus di mana pun berada dan terus menjadi berkat bagi orang lain," pungkas Herman Ndun.

"Perayaan Jumat Agung juga menjadi pengingat akan pengorbanan besar yang telah Tuhan Yesus lakukan bagi seluruh umat manusia. Ini menjadi hari untuk mengingat belas kasih dan cinta Tuhan kepada manusia," terang Herman Ndun. (rio)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved