Breaking News

Berita Rote Ndao

Kepsek SMKN Pantai Baru Gandeng Stakeholder untuk Pengukuran Tanah Milik Sekolah

Dalam konteks ini, kata dia, pengukuran lahan menjadi langkah krusial untuk memperoleh pemahaman yang jelas tentang aset sekolah.

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-SMKN PANTAI BARU
Momen pengukuran tanah sekolah SMKN Pantai Baru, Rote Ndao. Rabu, 27 Maret 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SMKN Pantai Baru, Rote Ndao, Novita K. Fuah menggandeng stakeholder terkait untuk terlibat dalam pengukuran tanah milik sekolah. 

Kegiatan ini ditandai dengan pematokan pilar batas tanah sekolah dengan lahan warga dan lokasi tanah milik negara. Rabu, 27 Maret 2024.

Hadir dalan dalam upaya penataan aset sekolah, Kepala Desa Tunganamo Yance Polin, anggota Polsek Pantai Baru Brigpol Riman Panie, Danramil 1627-02/Pantai Baru, Koordinator Pengawas SMK/SMA dan SLB Dikmen wilayah Kabupaten Rote Ndao, Jeri G.P Lian serta masyarakat setempat.

Plt Kepala Sekolah, Novita K. Fuah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekolah baik dari segi fisik maupun administratif. 

"Penataan lingkungan sekolah merupakan langkah awal yang sangat penting bagi masa depan pendidikan anak-anak di SMKN Pantai Baru," pungkas Novita kepada POS-KUPANG.COM, Kamis, 28 Maret 2024. 

Dalam konteks ini, kata dia, pengukuran lahan menjadi langkah krusial untuk memperoleh pemahaman yang jelas tentang aset sekolah.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat sekitar yang turut serta gotong royong, serta pihak Kepolisian dan pihak TNI yang turut hadir melakukan pengamanan. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kesadaran bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Rote Ndao," tandasnya.

Novita mengharapkan, dengan kerjasama antara pihak sekolah, masyarakat, dan pemerintah setempat, kiranya SMKN Pantai Baru dapat menjadi lingkungan pendidikan yang lebih baik dan nyaman bagi para siswa, serta menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Terpisah, Kepala Desa Tunganamo, Yance Polin, menyatakan dukungan penuh dari pihak pemerintah desa terhadap segala kegiatan positif di lembaga pendidikan, mulai dari tingkat SD hingga tingkat SMK di wilayahnya. 

Yance juga menegaskan, kemajuan daerah terutama dalam hal sumber daya manusia dan infrastruktur adalah tanggung jawab bersama.

Baca juga: Daftar Nama Juara Grand Final Putera-Puteri Pariwisata dan Tari Rote Ndao Tahun 2024

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki semangat gotong royong dalam pembangunan desa di berbagai sektor," ajaknya.

Menurut Yance, tanpa dukungan dari seluruh stakeholder, pembangunan tidak akan berjalan dengan lancar. (rio)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved