Rabu, 29 April 2026

Beasiswa

Beasiswa Australia Awards 2025, Pendaftaran Sampai 30 April 2024, Tanpa Batas Usia

Pendaftaran untuk calon mahasiswa penerima beasiswa Australia Awards 2025 sudah dibuka mulai 1 Februari 2024 dan akan berakhir pada 30 April 2024

Editor: Agustinus Sape
VECTORSTOCK
Ikon Australia 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Tahun 2024 ini, pemerintah Australia kembali membuka beasiswa Australia Awards 2025 yang ditujukan untuk para generasi pemimpin global agar memperoleh gelar PhD atau Master dari perguruan tinggi Australia.

Pendaftaran untuk calon mahasiswa penerima beasiswa Australia Awards 2025 sudah dibuka mulai 1 Februari 2024 dan akan berakhir pada 30 April 2024, dengan contact person longtermawards@australiaawardsindonesia.org.

Beasiswa ini terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, dan mereka yang berasal dari wilayah fokus seperti Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Selain program pascasarjana dan PhD, terdapat juga Split-Site Master's Program) dan kursus singkat.

Communications & Public Diplomacy Koordinator Australia Awards Ayesha N Zulazmi mengungkapkan sejumlah benefit yang didapatkan saat Anda dinyatakan lulus meraih beasiswa tersebut.

Benefit beasiswa ini yakni ada biaya pendidikan yang ditanggung penuh hingga pelatihan bahasa Inggris. Menariknya, beasiswa ini tidak membatasi usia pelamarnya.

Berikut benefit yang didapatkan peserta:

1. Perjalanan udara ke lokasi studi

Perjalanan dari kota asal menuju tempat perkuliahan akan ditanggung penuh oleh pihak pemberi beasiswa.

Selain itu, untuk penerima beasiswa yang sudah berkeluarga juga berkesempatan mendapatkan biaya mudik ke negara asal setiap tahun dalam masa studinya.

2. Tunjangan Penelitian dll

Selain biaya perkuliahan yang ditanggung, pemerintah Australia juga memberikan tunjangan penelitian yang diberikan satu kali.

Penerima beasiswa juga mendapat tunjangan dukungan siswa misalnya program pengantar akademik.

Dukungan akademik tambahan (dukungan buku, publikasi jurnal internasional, seminar, dll), maupun program kepemimpinan satu minggu di Australia.

3. Perlindungan kesehatan siswa selama masa beasiswa

"Biaya pemeriksan medis dan kesehatan juga ditanggung," kata Ayesha dalam kegiatan perkenalan Aussiebanget corner di Binus University, Jakarta, Selasa (27/2/2024).

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved