Berita Rote Ndao

Batulilok Dilanda Longsor, Kapolsek Pantai Baru Bawa Anggota Tinjau Lokasi Terdampak

Derasnya aliran air kali yang mengalir, sehingga mengikis tanah di pinggiran kali hingga mengakibatkan longsor.

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK PANTAI BARU
Kapolsek Pantai Baru, Ipda I Gede Putu Parwata bersama anggota dan Pj Kades Batulilok saat meninjau lokasi longsor di pinggiran kali Dusun Batulilok I, Desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru. Kamis, 14 Maret 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Hampir sepekan sudah dilanda hujan deras disertai angin kencang, sejumlah wilayah di Kabupaten Rote Ndao mengalami musibah bencana alam termasuk Desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru.

Musibah tanah longsor membuat Polsek Pantai Baru bekerja ekstra untuk meninjau lokasi yang masuk wilayah hukumnya.

Longsoran di pinggir kali menyudahi akses jalan yang menghubungkan dua desa. Baik Desa Batulilok dan Lenupetu. 

Kapolsek Pantai Baru, Ipda I Gede Putu Parwata, SH didampingi Aipda Marten Daipane, Bripka Ardi Boru dan Briptu Yitro Lay Kanny terjun langsung ke lokasi longsor guna meninjau sejauh mana kerusakannya sehingga mengganggu kelancaran aktifitas masyarakat. Kamis, 14 Maret 2024.

Hadir pula di lokasi tersebut Penjabat Kepala Desa Batulilok, Yoce M Dupe.

"Dari kemarin, Pantai Baru siang malam diguyur hujan disertai angin kencang," kata Ipda Putu Parwata kepada POS-KUPANG.COM, Jumat, 15 Maret 2024.

Dia membeberkan, akibat derasnya hujan disertai angin kencang, terjadi longsor di pinggiran kali di Dusun Batulilok I, Desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru.

"Longsoran itu memutuskan akses jalan menuju Desa Lenupetu," tandas Ipda Putu Parwata.

Baca juga: Tanah Longsor Landa Wilayah Desa Kiuola Timor Tengah Utara Ancam Rumah Warga 

Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Desa Faenake Terdampak Tanah Longsor 

Derasnya aliran air kali yang mengalir, sehingga mengikis tanah di pinggiran kali hingga mengakibatkan longsor. 

Lebih lanjut kata Ipda Putu Parwata, amblasnya tanah di pinggir kali ini menyebabkan terputusnya akses jalan menuju Desa Lenupetu.

Terpisah, Penjabat Kepala Desa Batulilok, Yoce M Dupe juga membenarkan hal tersebut.

"Benar, terjadi longsor di desa kami," ungkap Yoce.

Dia mengemukakan, tanggal 10 Maret lalu hujan deras tak berkesudahan mengguyur wilayah desanya.

"Sekitar pukul 11.00 Wita, karena dari pagi hujan sangat deras sebabkan longsor di pinggiran kali Dusun Batulilok I," pungkas Yoce.

"Naasnya, akses karena longsoran itu, akses jalan dari desa kami ke Desa Lenupetu terputus,"  tutup dia. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved