Berita Nasional

Anies Baswedan Senang, Pemerintah Restui Keputusannya Mencutikan ASN Pria Bila Istri Bersalin

Calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan merasa senang karena keputusannya saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta diakomodir pemerintah pusat.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
SENANG – Anies Baswedan sangat senang ketika peraturan yang dikeluarkannya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta disetujui oleh pemerintah pusat menjadi rancangan peraturan pemerintah. 

POS-KUPANG.COM – Calon presiden nomor urut 01 Anies Baswedan merasa senang karena keputusannya saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta, diakomodir pemerintah dalam rancangan peraturan pemerintah untuk mencutikan ASN pria kalau sang istri bersalin.

Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa pemerintah akan memberikan hak cuti kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pria (cuti ayah) ketika sang istri melahirkan (bersalin). 

Cuti yang diberikan kepada pria yang istrinya melahirkan itu menjadi satu poin dari Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai aturan pelaksana dari UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. RPP tersebut ditargetkan tuntas maksimal April 2024.

Untuk diketahui, program memberikan cuti kepada pria (ASN) saat istri melahirkan, telah diterapkan Anies Baswedan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada periode 2017-2022.

Atas hal itulah, Anies mengaku bersyukur gagasan baik tersebut diterapkan pemerintah. "Kami senang semua gagasan baik dipakai, kami sangat senang dan bersyukur," kata Anies usai menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Kubah Mas Depok, Jumat 15 Maret 2024.

Anies mengaku menciptakan program tersebut karena melihat problematika yang dihadapi masyarakat. "Ya, jadi gagasan tentang cuti bagi suami yang istrinya baru melahirkan itu, hasil dari pengamatan kita atas problematika yang ada di masyarakat dan itu kami munculkan sebagai solusi," ujar Anies.

"Nah ketika itu menjadi solusi kemudian dikritik ya kami jelaskan apa pentingnya, kami tidak melarang yang mengkritik," ujar Anies.

Anies mencotohkan kejadian yang belum lama terjadi, di mana seorang KRU kokpit Batik Air PK-LUV yang dioperasikan untuk nomor penerbangan ID6723 pada rute Kendari-Jakarta 25 Januari 2024 tertidur selama 28 menit.

Salah satu hal tersebut terjadi karena kopilot memiliki aktivitas cukup padat, termasuk perannya sebagai ayah dari dua anak kembar yang baru berusia 1 bulan.

"Ketika sekarang ada sebuah peristiwa fenomenal pilot yang tertidur karena ternyata istrinya baru melahirkan anak kembar, lalu terbuka kan kepada publik ya ternyata dibutuhkan dan saya senang sekali mendengar bahwa ide tersebut akan dipakai oleh ASN," jelas Anies.

Menurut Anies, suami juga memiliki peran penting sama seperti istri dalam urusan mengurus anak.

Baca juga: KKB Papua Mulai Melunak Soal Pembebasan Pilot Susi Air, Begini Kata Panglima TNI

Anies juga menilai, suami harus banyak terlibat dalam urusan kelahiran sama pasca kelahiran.

"Kami di Jakarta sudah menerapkan itu sudah lama dan kebijakan ini memang dibuat untuk membuat keluarga-keluarga itu bisa bahagia, suami istri dengan ada anak bayi baru mereka bisa mengurusi bayinya di hari awal dengan konsentrasi tanpa khawatir kehilangan pekerjaan, tanpa khawatir tanggung jawab pekerjaannya tertunda, itu hasil observasi pemikiran dan riset pakai ilmu," tutur Anies.

"Kemudian sekarang ketika ada kejadian baru kelihatan. Kami bersyukur dibukakan itu caranya untuk melihat bahwa memang dibutuhkan dan saya bersyukur itu akan dipakai untuk kebijakan di pemerintah," papar Anies. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved