Kamis, 9 April 2026

Berita Manggarai Barat

Jalan Rusak dan Potensi Wisata di Desa Compang Liang Ndara Labuan Bajo

Desa Compang Liang Ndara memiliki banyak potensi pariwisata, bila dikelola secara baik bisa menjadikan desa itu sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW)

Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/BERTO KALU
Kondisi jalan menuju Desa Compang Liang Ndara di Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Akses jalan menuju Desa Wisata Compang Liang Ndara di Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak berat. Kondisi tersebut sudah berlangsung puluhan tahun.

Pantauan POS-KUPANG.COM di lokasi, Rabu 13 Maret 2024, kendaraan yang melintasi harus berjalan pelan, karena di beberapa ruas tidak ada lagi aspal, hanya ada bebatuan lepas, berlumpur dan sangat licin.

Meski rusak, kendaraan kecil hingga besar seperti truk masih lalu-lalang. "Akses ke sini sebenarnya dekat dari Labuan Bajo, hanya saja jalannya yang rusak," kata Darius salah masyarakat Desa Compang Liang Ndara.

Potensi Wisata

Desa Compang Liang Ndara memiliki banyak potensi pariwisata, bila dikelola secara baik bisa menjadikan desa itu sebagai daerah tujuan wisata (DTW). Di desa tersebut, ada berbagai obyek wisata yang bisa dikunjungi, seperti Liang (Gua) Ndara. 

Kepala Desa Compang Liang Ndara, Stanislaus Rumi menjelaskan, bagi warga setempat Liang Ndara menjadi halaman penting dari lembaran sejarah asal usul mereka. "Gua ini tempat tinggalnya leluhur, sekian abad mereka tinggal di situ," ujarnya.

Selain itu, ada juga tempat makam yang disebut masyarakat setempat dengan nama Compang Ternareng. Lokasi ini dipercaya sebagai tempat makam nenek moyang mereka, dan juga tempat penyimpanan pusaka.

"Bagi masyarakat di sini Compang itu tempat penghormatan leluhur, di tempat dulu juga sebagai tempat penyimpanan pusaka," tutur Stanislaus.

Kemudian ada juga Gua Liang Rodak, jaraknya sekitar 400 meter dari Gua Liang Ndara. Liang Rodak menyimpan keindahan stalagmit dan stalaktit yang mempesona, bahkan disebut lebih bagus dibandingkan yang dimiliki Goa Batu Cermin di Labuan Bajo.

"Dua tahun lalu ada kunjungan turis asal Jepang, mereka melihat bahwa stalagmit di Liang Rodak lebih bagus dari Batu Cermin. Di goa itu juga ada kolam, banyak udang di sana," ungkapnya.

Adapun Desa Compang Liang Ndara merupakan desa pemekaran dari Desa Liang Ndara. Secara administrasi ditetapkan sebagai desa wisata ke-62 di Manggarai Barat, pada tahun 2022.

Desa ini hanya berjarak 16 kilometer dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat dan bisa ditempuh dengan berkendara kurang lebih 30 menit. Lokasinya pun tak jauh dengan hutan Mbeliling.

Baca juga: Kemnaker Usul Pemkab Manggarai Barat Bangun Job Center, Begini Respon Wakil Bupati

Beri Tanah 7 Hektare ke Pemerintah

Masyarakat Desa Compang Liang Ndara menyerahkan tahan ulayat seluas tujuh hektare ke Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Tujuannya agar potensi wisata di desa tersebut dapat dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved