Berita Kota Kupang

Penjabat Wali Kota Kupang Sebut Maret 2024 Jadi Bulan Istimewa

Hal ini dikarenakan sejumlah hari raya keagamaan terjadi di bulan Maret diantaranya, Nyepi, Ramadhan, Jumat Agung dan Paskah.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy Funay saat melepas pawai ogoh-ogoh jelang perayaan Nyepi di Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy Funay menyebut Maret 2024 merupakan bulan yang istimewa. 

Hal ini dikarenakan sejumlah hari raya keagamaan terjadi di bulan Maret diantaranya, Nyepi, Ramadhan, Jumat Agung dan Paskah.

"Bulan Maret tahun 2024 ini cukup istimewa bagi masyarakat Indonesia. Kita akan merayakan hari besar tiga agama yaitu hari raya Nyepi bagi umat Hindu, bulan puasa Ramadhan bagi umat Islam dan peringatan Jumat Agung disusul perayaan Paskah bagi umat Kristen," kata dia, Minggu (10/3/2024). 

Momentum itu, kata dia, umat harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus menumpuk kebersamaan dan toleransi antar umat beragama. Apalagi selama ini sudah terbangun erat di Kota Kupang

Kota Kupang, sebut dia, terdiri dari masyarakatnya yang majemuk dengan latar belakang ragam suku, budaya dan agama serta keyakinan. 

Hal ini mestinya menjadi kebanggaan karena masyarakat hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan dan kekeluargaan di samping saling menghormati. 

"Terutama terhadap hak menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing," kata dia menambahkan saat melepas acara pawai ogoh-ogoh jelang perayaan Nyepi bagi umat Hindu di Kota Kupang

Bertolak dari itu, maka tercipta suasana hirup bersama yang rukun dan damai. Menurut dia, bagian itu sangat penting untuk menunjang keberlangsungan dan kemajuan Kota Kupang

Melihat sejarahnya, Indonesia telah membuktikan membuktikan, dengan persatuan dan kesatuan dalam nuansa kebhinekaan mampu meraih kemerdekaan yang dirasakan hingga kini. 

Untuk itu, Fahrensy Funay meminta persatuan dan kesatuan terus dijaga. Merawat kerukunan dan toleransi dari perbedaan suku, agama dan ras adalah upaya penting mewujudkan keadilan antar sesama. 

Baca juga: Forum Bisnis HIPMI Kota Kupang, Libatkan Pengusaha dan Menteri RDTL

Dalam kesempatan itu, Fahrensy Funay juga mengapresiasi umat Hindu yang terus membantu Pemerintah dalam berbagai pembangunan, termasuk menjaga kerukunan di Kota Kasih. 

Ia mengajak umat Hindu terus menjalankan upaya itu. Sisi lain, merawat kondusifitas di Kota Kupang juga wajib dilakukan oleh semua warga, ditengah kemajemukan. 

Segala kerja keras bersama itu, pada akhirnya mendapat penghargaan dari sebagai satu dari 10 Kota di Indonesia yang sangat toleran. 

"Semua itu berkat peran serta para pemuka agama dan alim ulama dalam berbagai ajaran agar umat ikut menjaga kerukunan sebagai bagian dari pengalaman iman dan taqwa kepada Tuhan," kata dia. (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved