Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Sabtu 2 Maret 2024 Berjudul, Allah Bapa Maha Baik
Gambaran Bapa dalam Injil Lukas hari ini begitu baik, bijak, sabar, penuh belas kasih terhadap anaknya.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Sabtu 2 Maret 2024 dengan judul Allah Bapa Maha Baik.
Renungan Harian Katolik ini ditulis oleh RD Eman Kiik Mau dan mengacu dalam Injil: Luk 15:1-3.11-32
Gambaran Bapa dalam Injil Lukas hari ini begitu baik, bijak, sabar, penuh belas kasih terhadap anaknya.
Bapa ini adalah gambaran Pribadi Allah yang mencintai, mengampuni, berbelas kasih kepada setiap orang, setiap suku, setiap bangsa, merangkul semua manusia dari pelbagai belahan bumi tanpa sekat-sekat menjadi satu keluarga harmonis.
Ia tidak seperti orang Farisi dan ahli Taurat yang menjauhi orang berdosa, membuat masyarakat terkotak-kotak seperti saleh tidak saleh, taat dan abai hukum, sejahtera tidak sejahtera dan sebagainya.
Ia memberi pengertian, meredakan amarah, menunjukkan kasih-Nya kepada anak sulungnya, gambaran umat Iarael yang lebih dahulu mengenal Allah, merasa lebih saleh, lebih berjasa, tetapi arogan, tidak menghormati Allah dan mensyukuri kurnia-kurnia-Nya.
Ia menerima, mengampuni, berbelas kasih kepada anak bungsunya, gambaran dari bangsa-bangsa lain yang baru kemudian mengenal Allah.
Ketika mereka mengenal Allah dan memperoleh kerahiman-Nya, mereka bagai si bungsu yang telah sadar diri berubah total, tunduk di bawah kuasa Allah.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 2 Maret 2024 Berjudul, Figur Bapa Yang Murah Hati
Tampak Kerahiman Allah mengubah manusia lama menjadi manusia baru bagi si bungsu, "Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa, aku tidak layak lagi disebut anak bapa, jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa!" Luk 15:18-19.
Betapa bahagia hati kita jika menyadari dan meyakini keluasan, kedalaman, dan keagungan kerahiman Allah.
Kita akhirnya tidak perlu takut memohon kerahiman Allah ini, juga jangan terbuai menjadi penikmat kerahiman Allah tetapi jadilah rasul aktif kerahiman Allah.
Allah Bapa Maha Baik. Kerahiman-Mu tiada taranya bagi umat-Mu. Engkau kami puji, kini dan sepanjang segala masa. Amin.(*)
Kutipan lengkap Bacaan Injil 15:1-3.11-32 :
Luk 15:1 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Luk 15:2 Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."
Luk 15:3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
Luk 15:11 Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.
Luk 15:12 Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.
Luk 15:13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya.
Luk 15:14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.
Luk 15:15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya.
Luk 15:16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya.
Luk 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
Luk 15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,
Luk 15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.
Luk 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.
Luk 15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.
Luk 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.
Luk 15:23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita.
Luk 15:24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.
Luk 15:25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian.
Luk 15:26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu.
Luk 15:27 Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat.
Luk 15:28 Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.
Luk 15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.
Luk 15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.
Luk 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Luk 15:32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali."(*/imankatolik.or.id)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Eman-Kiik-Mau-RD_007.jpg)