Breaking News

Caleg Tutup Akses Jalan

Oknum Caleg di Kabupaten Sikka Bantah Tuduhan Tutup Jalan karena Kalah Pileg 2024

Menurut Antonius, dirinya memasang pagar di lahan pekarangan miliknya sendiri yang sebelumnya sering digunakan masyarakat sekitar sebagai akses jalan.

|
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Akses jalan di RT 004 RW 003 Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka yang ditutup 

POS-KUPANG.COM, SIKKA - Oknum caleg DPRD Kabupaten Sikka dari Partai Hanura, Antonius Reynold da Cunha angkat bicara terkait polemik penutupan akses jalan di RT 004 RW 003, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

Menurut Antonius, dirinya memasang pagar di lahan pekarangan miliknya sendiri yang sebelumnya sering digunakan masyarakat sekitar sebagai akses jalan.

"Padahal, lahan yang sering dilewati itu adalah lahan pekarangan milik saya, berdasarkan sertifikat yang sudah saya tunjukkan kepada pihak kepolisian, camat, dan lurah. Saya berhak untuk memasang pagar di lahan pekarangan saya," jelas Antonius dikutip dari rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Minggu 25 Februari 2024 malam.

Antonius pun merasa dirugikan dengan berita dan informasi yang beredar yang menyebut jika pagar yang dipasang imbas dirinya yang gagal dalam pemilihan legislatif 2024.

"Informasi dan berita yang beredar adalah saya memasang pagar di lahan pekarangan saya karena kegagalan saya dalam pemilihan umum legislatif. Hal itu sangat tidak berhubungan, sangat menghakimi, sangat merugikan saya, karena tidak sesuai dengan fakta sebenarnya," jelasnya.

Dirinya juga menyayangkan gambar yang ditampilkan adalah gambar seorang pemuda bernama Dade yang dalam kondisi mabuk alkohol. "Dugaan saya, ini adalah rekayasa yang disengaja untuk membuat kegaduhan, yang benar-benar merugikan saya, karena yang bersangkutan sama sekali tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi pemagaran yang dilakukan Antonius Reynold da Cunha menjadi viral di media sosial. Antonius sendiri telah membantah dan menyebut jika aksi tersebut tidak ada kaitannya dengan pileg 2024.

"Kebetulan saat ini sudah ada negosiasi dengan pihak lain yang mau membeli sehingga ukurannya sampai dengan jalan yang mereka sering gunakan itu, tidak ada urusan dengan gagal Caleg atau apa segala macam toh mereka disitu juga banyak memilih saya kok jadi informasi bahwa karena gagal caleg lalu palang jalan itu keliru," jelas Antonius dikutip dari TribunFlores.com, Jumat 23 Februari 2024 siang di rumahnya. (lin)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved