Berita Timor Tengah Selatan
Hari Pertama Bekerja, Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan Soroti Beberapa Hal Urgen
Tak hanya itu, dia juga menegaskan realisasi PAD. Dia meminta agar masing-masing dinas melihat peluang PAD untuk meningkatkan PAD.
Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - Hari pertama bertugas sebagai Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan, Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si menyoroti beberapa poin penting.
Seperius menyampaikan hal itu pada Senin, 19 Februari 2024 kepada seluruh pimpinan perangkat daerah.
Menurut Sipa, pihaknya tidak memiliki program baru.
"Kami melanjutkan program bupati dan wakil bupati periode 2019 - 2024," imbuhnya.
Hari pertama bekerja sebagai Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan kata Sipa, pihaknya disambut secara adat oleh para tua adat.
"Hari ini merupakan hari perdana saya hadir di kantor sebagai penjabat bupati. Pada kesempatan ini pula kami diterima secara adat oleh para tua adat mewakili masyarakat dan seluruh ASN di Kabupaten TTS," ucapnya.
Baca juga: Puluhan TPS di NTT Lakukan Pemungutan Suara Ulang, Kabupaten TTS Terbanyak
Usai penerimaan itu katanya, bersama para staf ahli, para asisten, pimpinan perangkat daerah dan seluruh staf dia memberikan catatan penting terkait target-target yang harus dicapai bersama.
"Selanjutnya kita lakukan rapat perdana dengan pimpinan perangkat daerah. Dalam rapat, kami tegaskan penyelesaian laporan keuangan tahun 2023. Untuk laporan keuangan dari semua perangkat daerah, baik Dinas, Badan, Bagian hingga Camat semuanya sudah tuntas. Tinggal 2 dinas yang hampir selesai, yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Berdasarkan komitmen Kadis, dalam minggu ini sudah bisa selesai," ucapnya.
Oleh karenanya kata Sipa, minggu depan keuangan semua perangkat daerah dinyatakan selesai.
"Kami tinggal menunggu audit dari BPK. Kalau audit pendahuluannya akan berakhir tanggal 8 Maret. Kalau itu sudah selesai, kami sudah bisa antar laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten TTS untuk tahun 2023. Target kami, pada laporan keuangan 2024 kami tetap mempertahankan WTP untuk tahun yang kelima," tandasnya.
Dirinya juga meminta setiap perangkat daerah untuk menaruh perhatian terkait penanganan stunting.
"Sekarang bulan penimbangan untuk penanganan stunting. Kami minta kepada setiap perangkat daerah agar bertanggungjawab terhadap salah satu puskesmas untuk memastikan semua bayi, balita ditimbang sehingga kita mengetahui presentasinya," tuturnya.
"Target kita, angka stunting turun 4 persen pada penimbangan Februari 2024," tambahnya.
Baca juga: Truk Pengangkut Logistik Pemilu Terjun Bebas ke Kali, Ketua KPU Kabupaten TTS Pastikan Logistik Aman
Poin berikut yang disentil pihaknya yaitu terkait inflasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pj-Bupati-TTS.jpg)