NTT Memilih

Mengukur Peluang Petahana 12 DPR RI Dapil NTT Kembali ke Senayan Hasil Perhitungan Sementara KPU

Proses rekapitulasi suara atau perhitungan suara masih berproses hingga hari ini, Minggu, 18 Februari 2024. 

|
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM
Kolase anggota DPR RI asal Dapil NTT. Mereka berpeluang kembali ke Senayan berdasarkan hasil perhitungan sementara 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Proses pencoblosan Pemilihan Legislatif tahun 2024 (Pileg 2024) telah usai dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 lalu. Proses rekapitulasi suara atau perhitungan suara masih berproses hingga hari ini, Minggu, 18 Februari 2024. 

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) selaku penyelenggara Pemilu 2024 mengalokasikan sebanyak 13 kursi dari total 575 kursi untuk anggota DPR RI dari Provinsi NTT

Jumlah itu terdiri dari 6 kursi untuk Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur 1 atau Dapil NTT 1 dan 7 Kursi untuk Dapil NTT 2. Sementara untuk seluruh Indonesia terdiri dari 80 Dapil sesuai dengan komposisi jumlah pemilih. 

Baca juga: Nama-nama Caleg DPR RI Dapil NTT 1 dan Dapil NTT 2 yang Berpeluang Lolos ke Senayan

Baca juga: Sembilan Caleg DPRD NTT Dapil NTT 1 Suara Terbanyak Hasil Perhitungan Sementara KPU, Data 22 Persen

Adapun Dapil NTT 1 meliputi wilayah 10 kabupaten di Pulau Flores, Lembata dan Alor. Sedang, Dapil NTT 2 meliputi wilayah 12 kabupaten kota Pulau Timor, Sabu, Raote dan Sumba. 

Berkaca dari Pemilu sebelumnya, yakni Pileg 2019 yang memilih anggota DPR RI untuk periode 2019-2024, PDI Perjuangan dan Partai Nasdem sama sama mengirim masing masing 3  wakil dari NTT. Sementara Partai Golkar, PKB, dan Partai Demokrat mengirim masing masing 2 wakil. Sedang 1 lainnya adalah kader PAN. 

Peluang 12 Petahana 

Dalam setiap perhelatan Pileg, petahana disebut memiliki peluang lebih untuk mempertahankan kursi DPR RI yang direbut pada Pemilu sebelumnya.

Terdapat 12 petahana yang saat ini masih menjadi anggota DPR RI dari NTT. Enam petahana dari Dapil NTT 1 terdiri dari MN. Dipo Nusantara Pua Upa, SH., M.Kn (PKB) yang kini anggota Komisi III, Dr. Andreas Hugo Parera (PDI Perjuangan) anggota Komisi X, Melchias Markus Mekeng (Partai Golkar) anggota BKSAP, Julie Sutrisno (Partai Nasdem) anggota Komisi IV, Ahmad Yohan, M.Si (PAN) anggota Badan Musyawarah dan Dr. Benny Kabur Harman (Partai Demokrat) anggota Badan Musyawarah.

Sementara 6 petahana Dapil NTT 2 yakni Edward Tanur, SH (PKB) anggotra Komisi IV, Yohanis Fransiskus Lema, M.S (PDI Perjuangan) anggota Komisi IV, Emanuel Melkiades Laka Lena (Partai Golkar) Wakil Ketua Komisi IX, Drs. Y. Jacky Uly, MH (Partai Nasdem) anggota Komisi III, Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST (Partai Nasdem) anggota Komisi IX dan Anita Jacoba Gah, SE, (Partai Demokrat) anggota Komisi X. 

Dua diantaranya dari Parta Nasdem yakni Julie Sutrisno dan Drs. Y. Jacky Uly merupakan anggota DPR berdasarkan pergantian antar waktu (PAW). Julie Sutrisno menggantikan Johny Plate yang diangkat Presiden Jokowi sebagai Menkominfo sementara Drs. Y. Jacky Uly menggantikan Kristina Muki yang mundur karena menjadi calon Bupati TTU.

Hasil perhitungan suara sementara 47,75 persen 

Berdasarkan akun resmi hitung suara KPU RI, hingga Sabtu, 17 Februari 2024 pukul 20.30 Wita, tercatat sebanyak 47,75 persen suara yang masuk untuk Pemilihan Legislatif DPR RI dari Dapil NTT 1. 

Prosentasi itu berdasarkan suara yang masuk dari 3.741 tempat Pemungutan Suara (TPS) dari total 7.845 TPS di Dapil NTT 1. Adapun alokasi kursi DPRD NTT untuk Dapil NTT 1 sebanyak 6 kursi. 

Adapun berdasarkan suara partai politik, Partai PDI Perjuangan masih mendominasi sementara dengan perolehan suara 89.873 suara atau 17,11 persen untuk Dapil NTT 1. PAN menyusul sementara di tempat kedua dengan 62.294 suara atau 11,83 persen.  

Pada tempat ketiga terdapat PKB dengan 57.514 suara atau 10,95 persen, menyusul PArtai Demokrat dengan 49.299 suara atau 9,38 persen, Partai Golkar dengan 48.594 suara atau 9,25 persen dan Partai Gerindra dengan 46.450 suara atau 8,84 persen. 

Jika dihitung berdasarkan metode Sainte Lague, maka enam partai ini akan berpeluang mengunci masing masing 1 kursi untuk Dapil NTT 1 sesuai dengan perolehan hasil perhitungan sementara 47,75 persen. 

Petahana seperti Dr. Andreas Hugo Parera (PDI Perjuangan), Ahmad Yohan, M.Si (PAN), MN. Dipo Nusantara Pua Upa, SH., M.Kn (PKB), Dr. Benny Kabur Harman (Partai Demokrat), Melchias markus Mekeng (Partai Golkar) berpeluang kembali duduk. Sementara kekuatan baru muncul dalam Partai Gerindra yang mengggeser Partai Nasdem. 

Sesuai hasil perhitungan sementara, terdapat dua nama yang berpeluang yakni Gabriel Kesuma Beri Binna dan Adrianus Garu yang masing masing mengumpulkan 15 ribu lebih suara.

Sementara itu di Dapil NTT 2, Partai Golkar berpotensi menggeser hegemoni PDI Perjuangan dan Partai Nasdem. Partai Golkar berpeluang mengirim dua wakil ke senayan apabila PSI tidak mencapai ambang batas parlemen. Kursi ketujuh untuk DPR RI Dapil NTT 2 berpotensi dikuci partai beringin itu.

Lima partai besar lainnya akan berbagi masing masing 1 kursi yakni, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PDI Perjuangan, Gerindra dan PKB. 

Ini berdasarkan pada perolehan suara sementara hingga pukul 20.30 Wita, yakni suara masuk 3.529 dari 8.911 TPS  atau 39.60 persen.

Partai Nasdem dan PDI Perjuangan berpotensi kehilangan kursi kedua mereka akibat pergerakan partai Gerindra yang memperoleh suara signifikan.  

Petahana seperti Emanuel Melkiades Laka Lena (Partai Golkar), Anita Jacoba Gah, SE, (Partai Demokrat), Yohanis Fransiskus Lema, M.S (PDI Perjuangan), dan Edward Tanur, SH (PKB) masih berpeluang untuk kembali ke Senayan. 

Sementara itu, politisi Nasdem Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST dengan 22.229 suara terancam atas perolehan suara mantan Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat yang kini mengumpulkan 28.869 suara. 

Adapun Partai Gerindra berpelung untuk kembali ke Senayan apabila Serena Cosgrova Francies dengan suara sementara 16.992 mampu menjaga tren positif suara dibanding Ir. Esthon L. Foenay yang kini mengumpulkan 15.043 suara. 

Adapun kursi ketujuh, berpeluang direbut Gavriel P. Novanto dan menjadi kursi kedua Partai Golkar untuk Dapil NTT 2.

Berikut perolehan sementara suara partai untuk Dapil NTT 1 dan Dapil NTT 2. 

Dapil NTT 1

PDI Perjuangan 89.873 suara

PAN 62.294 suara

PKB 57.514 suara 

Demokrat 49.299 suara

Golkar 48.594 suara

Gerindra 46.450 suara

 

Dapil NTT

Golkar 70.571 suara

Demokrat 59.509 suara

Nasdem 57.026 suara

PDI Perjuangan 52.675 suara 

Gerindra 50.853 suara

PKB 31.661 suara 

Disclaimer publikasi Form Model C/D Hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan untuk memudahkan akses informasi publik.

Penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. (*)

 

Ikuti berita Hasil Pemilu 2024 POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved