Pilpres 2024

Bawaslu RI Temukan Fakta Mengejutkan, Banyak Pemilih Coblos Lebih dari Sekali

Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu RI menemukan fakta-fakta mengejutkan saat pemilu. Bahwa banyak pemilih mencoblos lebih dari sekali.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
LEBIH DARI SEKALI – Bawaslu RI menemukan banyak fakta mengejutkan tentang pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2024. Bahwa ada pemilih yang mencoblos surat suara lebih dari sekali. 

Namun demikian, Todung menilai rencana mengajukan sengketa ke MK masih terlalu dini untuk diungkapkan.

Menurut dia, TPN Ganjar-Mahfud juga akan menempuh jalur hukum untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 melalui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta melapor ke pihak kepolisian apabila terdapat tindak pidana.

"Tapi dalam hal sengketa pilpres, saya kira pilihan kita, dan ini pilihan yang konstitusional adalah mengikuti jalan konsitusional. Jalan konstitusional itu adalah mengajukan penyelesaian sengketa pilpres," kata Todung.

Todung berharap, MK kelak mengambil keputusan yang adil, terlebih Anwar Usman yang merupakan paman calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka tidak diperbolehkan menjadi anggota majelis hakim yang menyidangkan perkara.

"Kita berharap Mahkamah Konstitusi bisa menjadi penjaga konstitusi, the guardian of constitution yang betul-betul menjalankan fungsinya," ujar dia.

Baca juga: Kemenangan Prabowo-Gibran di Depan Mata, Jerry Massie: Peta Koalisi Pasti akan Berubah

Baca juga: M Qodari: Prabowo-Gibran Jadi Pemenang, Tapi PDIP Paling Moncer di Pemilu 2024

Baca juga: Ganjar-Anies Bakal Bergabung, Todung Mulya Lubis: Tak Ada yang Salah Demi Integritas Demokrasi

Adapun suara Ganjar-Mahfud, menurut rekapitulasi KPU per Jumat pukul 17.30 WIB, sebanyak 18 persen.

Ganjar-Mahfud di bawah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (57 persen) dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (24,94 persen). 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Heran "Quick Count" Ganjar-Mahfud Rendah, Aria Bima: Kampanye Banyak Orang Datang, Memang Itu "Demit"?" (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS     

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved