Berita Manggarai Barat
Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat Promosi Desa Wisata di Hari Pers Nasional
Marianus berpesan agar keindahan dan kearifan lokal di Desa Wisata Wae Lolos tetap terjaga sebab hal ini menjadi kunci keberlanjutan pariwisata.
Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) melakukan berbagai kegiatan di Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2024.
Ketua PWMB Marianus Marselus mengungkapkan,Desa Wae Lolos memiliki potensi wisata yang sangat besar, karena itu perlu kerja sama semua pihak mempromosikan agar semakin banyak dikunjungi wisatawan.
"Potensi di sini sangat luar biasa, secara aksesibilitas bagus ditunjang dengan jalan dan internet yang bagus, fasilitas juga bagus, yang perlu dikerjakan adalah terus menulis potensi di desa ini sehingga lebih dikenal tidak hanya di Labuan Bajo, tetapi seluruh dunia," ujarnya, Jumat 9 Februari 2024.
Menurut dia, kehadiran pers tidak hanya mempromosikan potensi atraksi alam dan atraksi budaya, tetapi juga melakukan advokasi sebagai upaya pengembangan Desa Wisata Wae Lolos.
Marianus berpesan agar keindahan dan kearifan lokal di Desa Wisata Wae Lolos tetap terjaga sebab hal ini menjadi kunci keberlanjutan pariwisata.
Baca juga: Tarian Adat Sambut Kedatangan Wisman Kedubes Irlandia di Desa Wisata Wae Lolos Manggarai Barat
"Kami punya komitmen bersama untuk menjaga ekosistem alam, harus bersih supaya tempat itu terus-menerus dapat dinikmati. Cukup dijaga, uang akan mengalir ke sini karena potensi wisata yang ada terus dijaga kelestariannya," ungkapnya.
Kepala Desa Wae Lolos Gervinus Toni menyambut baik kehadiran wartawan. Ia meyakini itu akan membantu promosi wisata di desa yang dijuluki sebagai desa seribu air terjun itu.
"Suatu kebanggaan kami dari sekian desa, desa kami ini dipilih sebagai tempat untuk memperingati HPN 2024 di Kabupaten Manggarai Barat. Kami memiliki potensi wisata luar biasa dan ada banyak yang belum dikenal publik," katanya.
Pemerintah desa, lanjut dia, berkomitmen untuk meningkatkan sektor pariwisata sehingga wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo dapat memilih Desa Wae Lolos sebagai destinasi wisata favorit selain Pulau Komodo dan Pulau Padar.
"Sejak KTT ASEAN tahun lalu, tamu di Desa Wae Lolos ini luar biasa meningkat. Kami menyambut betul sebagai penyangga Labuan Bajo, kami tangkap peluang pariwisata," tandasnya.
- Tanam 1.000 Pohon
Dalam kegiatan itu para wartawan dan masyarakat setempat juga menanam 1.000 pohon lokal di sepanjang destinasi wisata seribu air terjun itu. Rombongan juga diajak langsung mengunjungi setiap spot wisata yang ada.
Marianus mengaku pilihan menanam pohon lokal itu untuk menambah daya tarik wisatawan karena pohon tersebut nantinya berbuah, dan buahnya akan menarik banyak burung, itu secara langsung menambah keunikan dan daya tarik wisata di sana.
Ketua Pokdarwis Cunca Pias Robert Perkasa, mengaku dirinya bersama semua masyarakat senang karena PWMB menanam 1.000 pohon di kawasan wisata 'Seribu Air Terjun' itu.
Baca juga: Bukan Hanya Pariwisata, Bupati Edi Dambakan Manggarai Barat jadi Penghasil Bambu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.