Berita Kabupaten Manggarai
Ferdy Hasiman Dorong Pemekaran Manggarai Selatan dan Manggarai Utara
Pemekaran itu bisa dilakukan sesuai topografi Manggarai Raya. Misalkan Manggarai Selatan terbentang mulai dari Satar Mese Raya
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar
POS-KUPANG.COM - Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) No urut 6 dari Nusa Tenggara Timur (NTT) Ferdy Hasiman mengusulkan pemekaran Manggarai Selatan dan Manggarai Utara menjadi penting demi pemerataan pembangunan.
Topografi yang rumit di daerah ini kata Ferdy, membutuhkan suport dari APBD yang besar. Sehingga pemekaran menjadi penting untuk menggenjot pembangunan
"Saya keliling Manggarai Raya dari Tanjung Boleng , Manggarai Barat, Satar Mese, Manggarai sampai Marabola, Manggarai Timur, wilayah ini terlalu luas dan topografinya sangat sulit. Wilayah dengan topografi yang rumit ditambah APBD kecil sulit untuk tumbuh," ujar Ferdi kepada Tribunflores.com, Selasa 6 Februari 2024.
Menurutnya, perlu langkah strategis dan taktis dari berbagai pihak untuk berpikir memperjuangkan pemekaran Manggarai Selatan dan utara ke ruang politik di senayan.
Baca juga: Bupati Edi Endi Ganti 2 Kepala Dinas di Lingkup Pemkab Manggarai Barat
"Jika warga NTT mempercayai saya menjadi anggota DPD, saya akan bahu-membahu bekerjasama dengan teman-teman DPR untuk memperjuangkan pemekaran Manggarai Selatan dan utara. Ini langkah strategis untuk memecah kebuntuan lambannya tiga daerah ini untuk tumbuh. Ngada, Nagakeo dan lembata wilayahnya kecil. Ngada sudah tumbuh dengan kencang karena pelayanan publik lebih dekat dengan masyrakat. Manggarai dengan jumlah penduduk di atas 1 juta jiwa harus dimekarkan lagi," pungkas Ferdy
Pemekaran itu bisa dilakukan sesuai topografi Manggarai Raya. Misalkan Manggarai Selatan terbentang mulai dari Satar Mese Raya sampai Wae Musur Manggarai Timur, sementara Manggarai Utara bisa diambil dari Reo menuju Elar.
Pemekaran ini menjadi hal penting untuk mengurangi masalah kemiskinan dan pengangguran di Manggarai. Sehingga dari sisi penganggaran bisa maksimal.
"Dengan pemekaran kabupaten, wilayah ini akan mendapat dana APBN sekitar Rp 2 triliun per tahun," tutup Ferdy.(*))
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ferdy-Hasiman.jpg)