Jumat, 24 April 2026

Berita Sikka

Camat Bola Buka Suara Soal Aksi Pungli di Jalan Waipare-Bola

Dia tidak menyalahkan adanya oknum warga yang meminta sejumlah uang kepada pengguna jalan yang melintas di ruas jalan Waipare-Bola

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-INME
Inilah lokasi sejumlah oknum warga melakukan aksi pemalakan di Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Minggu 4 Februari 2024. Mereka meminta uang dengan alasan sudah menambal jalan rusak ini. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Aksi pungutan liar sejumlah oknum warga di wilayah Kecamatan Bola tepatnya di Desa Wolokoli dengan cara memalak atau meminta sejumlah uang kepada pengguna jalan saat melintas ke wilayah Kecamatan Bola diakui merupakan praktek lama yang kembali terjadi di wilayah itu.

Modus yang dilakukan oknum warga itu adalah berpura-pura memperbaiki jalan rusak di areal Desa Wolokoli dan sekitarnya dan memalak setiap pengguna jalan yang melintas di ruas jalan itu baik yang menuju ke Bola atau menuju Kota Maumere.   

Camat Bola, Yohanes Impirinus kepada POS-KUPANG.COM, Senin, 5 Februari 2024 mengatakan, praktek-praktek tidak terpuji yang dilakukan sejumlah oknum warga itu merupakan praktek lama yang kembali dijalankan. 

"Ini praktek-praktek lama sebenarnya, gaya-gaya lama misalnya anak-anak muda atau siapa yang memanfaatkan jalan rusak atau pohon tumbang dan ini menjadi perhatian, nanti saya koordinasikan dengan kepala desa setempat dan Kapolsek Bola," ujar Yohanes Impirinus.

Dia tidak menyalahkan adanya oknum warga yang meminta sejumlah uang kepada pengguna jalan yang melintas di ruas jalan Waipare-Bola apabila ada pohon tumbang atau menambal beberapa titik jalan yang berlubang. 

Namun, dia menegaskan apabila praktek itu dilakukan secara terus menerus maka akan meresahkan pengguna jalan dan mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Baca juga: Pengendara Mengeluh Ada Oknum Warga Peras Pelintas di Wolokoli Kecamatan Bola

"Kalau jalur Waipare-Bola pasti di Wolokoli, tapi kalau saya pernah temukan itu di wilayah Kangae," tandas Yohanes Impirinus. 

Camat Kangae, Eric S. Hermianus yang dikonfirmasi terpisah, Senin, 5 Februari 2024 terkait adanya praktek pungli oknum warga yang juga terjadi di Bei, Desa Blatattatin, Kecamatan Kangae berjanji akan melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Blatattatin. 

"Nanti saya konfirmasi kadesnya dulu baru saya konfirmasi kembali," ujar Eric Hermianus. 

Sementara itu Kapolsek Bola, Iptu Muhammadong belum memberikan keterangan karena sedang mengikuti rapat di Mapolres Sikka. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved