Rabu, 6 Mei 2026

Mahfud MD Mundur dari Kabinet

Mundur dari Kabinet, Mahfud MD Bicara Hati ke Hati dengan Jokowi

Pertemuan tersebut guna menindaklanjuti pengunduran diri Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
INSTAGRAM MAHFUD MD
Calon wakil presiden Mahfud MD saat berada di Blangpidie Aceh Barat Daya, Aceh. Terbaru, Mahfud MD menyatakan mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Maju usai bertemu Presiden Jokowii, Kamis (1/2024). 

"Presiden menyatakan Pak Mahfud ini adalah Menko Polhukam terlama dalam sepanjang pemerintahan Pak Jokowi karena dulu Pak Tedjo (Tedjo Edhy Purdjiatno) tidak sampai setahun, Pak Luhut setahun 4 bulan, lalu Pak Wiranto 3 tahun setengah lewat 2 bulan, saya hampir 4 tahun setengah," kata dia.

Karena perkembangan politik dan juga status dirinya sebagai Cawapres pendamping Ganjar Pranowo, Mahfud mengatakan dirinya ingin berhenti bertugas sebagai Menkopolhukam.

Baca juga: Presiden Jokowi Harga Keputusan Mahfud MD, Kabinet Indonesia Maju Masih Solid Sampai Sekarang

"Memang harus fokus ke tugas lain sehingga saya mohon berhenti. Itu saja," jelasnya

Tak Ada Pesan Khusus

Mahfud MD juga menceritakan respons Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah keduanya bertemu dan Mahfud memberikan surat pengunduran diri sebagai Menkopolhukam.

"Tadi Pak Jokowi mengatakan terima kasih juga, terima kasih sudah membantu 4 tahun dengan baik," kata Mahfud.

Soal Mahfud yang kini menjadi cawapres pendamping Ganjar Pranowo, Jokowi tidak berkomentar apa-apa.

"Enggak ada, itu kan pesannya sudah umum, sudah ada di konstitusi ada di undang m-undang, enggak ada pesan lain," pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan, Mahfud Md mundur sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dikarenakan kecewa terhadap komitmen Presiden dalam menjaga netralitas di Pilpres 2024.

Maka, Hasto menilai, keputusan yang bijak yang didasarkan pada niat baik telah diambil Mahfud Md untuk mendur dari Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Hasto saat dimintai tanggapannya soal mundurnya Mahfud MD dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Keputusan diambil dengan bijak, diambil dengan niat baik dan itulah yang telah dilakukan oleh Prof Mahfud Md," kata Hasto saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (1/2).

Baca juga: Keluar Kabinet, Mahfud MD Dituntut Jaga Kepatutan

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini pun berharap, langkah bijak yang diambil Mahfud Md ini bisa menular dan ditiru oleh pejabatan lainnya yang sedang berkontestasi di Pilpres 2024.

Secara khusus, Hasto menyebut nama Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto yang kini masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

"Semoga keteladanan integritas dari prof Mahfud Md ini dapat menular, termasuk ke Pak Prabowo sehingga (mundur)," ujar Hasto.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved