KKB Papua

Dihantam Prajurit TNI Polri, Tujuh Anggota KKB Papua Ini Tewas di Hutan Papua

Dalam 2 pekan terakhir insiden baku tembak terjadi di Kabupaten Intan Jaya. Anggota KKB Papua serang prajurit TNI Polri yang sedang bertugas di Sagupa

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TUJUH TEWAS – Tujuh anggota KKB Papua dinyatakan tewas dalam insiden saling serang dengan prajurit TNI Polri di Distrik Sagupa baru-baru ini. Para korban itu tewas karena terkena tembakan ketika kelompok kriminalis bersenjata itu melakukan serangan ke pos keamanan TNI Polri di distrik tersebut. 

POS-KUPANG.COM – Dalam dua pekan terakhir insiden baku tembak terjadi di Kabupaten Intan Jaya. Anggota KKB Papua menyerang prajurit TNI Polri yang sedang bertugas di Distrik Sagupa.

Dalam serangan tersebut, satu anggota brimob dinyatakan gugur. Korban tak bisa diselamatkan lantaran peluru yang ditembak anggota Kelompok Kriminal Bersenjata itu mengenai persis rahang hingga tembus di bagian belakang kepala.

Anggota brimob yang tewas tersebut bernama Bripda Alfiando Steve Karamoy. Dalam kasus itu, teman-teman korban sudah berusaha memberikan bantuan emergensi namun usaha tersebut sia-sia.

Korban akhirnya menghembuskan nafasnya terakhir, ketika sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit setempat. Korban pun sudah dibawa pulang ke keluarga untuk dimakamkan.

Dalam kondisi yang sedang dibalut amarah, tiba-tiba prajirut TNI Polri diserang lagi oleh Kelompok Separatis Teroris yang ada di daerah tersebut.

Pada kesempatan tersebut prajurit kebanggaan NKRI pun mengambil tindakan tegas. Kala sedang diserang dengan tembakan bertubi-tubi, prajurit TNI Polri kemudian melakukan serangan balasan.

Pada saat itulah satu per satu anggota KKB Papua jatuh ke pelukan bumi. Mereka tewas dihantam prajurit terlatih TNI Polri.

Terbetik kabar bahwa tujuh anggota KKB Papua tewas. Namun jenazah dan senjata api yang digunakannya tidak ditemukan, karena keburu dibawa pergi oleh teman-temannya.

Dalam kondisi tersebut, status keamanan di Distrik Sagupa menjadi siaga. Pasalnya, baik prajurit TNI Polri berjaga-jaga untuk mencegah kemungkinan terjadinya serangan susulan dari KKB Papua.

Sementara pada saat yang sama, warga sipil pun demikian. Apalagi anggota KKB Papua sempat menebar teror dengan membakar empat rumah penduduk di daerah bergolak tersebut.

Warga juga sangat cemas karena takut terkena tembakan. Mereka bahkan tak bisa beraktivitas sebagaimana biasa, karena anggota KKB Papua tak henti-hentinya menebar ancaman.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan dalam insiden baku tembak itu, 7 anggota KKB tewas.

Tujuh anggota KKB Papua yang tewas tersebut, kata Husti Nyoman Suriastawa, merupakan beban bagi Undius Kagoya, pimpinan KKB Papua di wilayah itu.

“Dari informan dalam (KKB) menyampaikan perkembangan terkini menjadi Lima orang tewas dan dua orang terluka, saat ini dirawat di markas mereka,” ujar Gusti dalam keterangan tertulisnya, Jumat 26 Januari 2024.

“Oni Kobogau, Yusak Sondegau, Zakius Sondegau, Melkias Matani alias Harisatu Nambagani dan Agusti, dinyatakan tewas, sementara Jaringan Belau dan Kanus Kogoya terluka dan dirawat oleh KKB,” sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved