Berita Kabupaten Kupang

Ulat Grayak Serang Tanaman Jagung di Tesbatan Kabupaten Kupang

Hama ulat ini menyerang tanaman milik petani yang baru berumur satu bulan lebih dengan menggerogoti pucuk daun tanaman jagung.

POS-KUPANG.COM/HO
Tanaman jagung milik warga Desa Tesbatan yang diserang hama ulat grayak 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Hama ulat grayak diketahui menyerang tanaman jagung milik warga Desa Tesbatan Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang.

Dari informasi yang diterima dari salah satu warga, Selasa 23 Januari 2024, Gadner mengatakan jagung milik orang tuanya di RT 06 Dusun II Desa Tesbatan rusak diserang hama ulat.

Hama ulat ini menyerang tanaman milik petani yang baru berumur satu bulan lebih dengan menggerogoti pucuk daun tanaman jagung.

Tampak pucuk daun jagung sudah dimakan habis ulat dan menyisakan tulang daun dan beberapa pucuk daun sudah mulai menguning.

Dirinya bahkan meminta saran kepada keluarganya bagaiamana cara membasmi hama ulat grayak tersebut sehingga tidak merugi.

Sebab kata dia jika tidak cepat bertindak makan seluruh tanaman jagung ini bisa dihinggapi ulat dan menggerogoti daun jagung yang baru berumur hampir dua bulan itu akibatnya, batang jagung akan menguning dan lama kelamaan akan mati.

Sementara beberapa warga yang menananm jagung di halaman rumah juga tampak ikut digerogoti hama ulat yang membuat dauh jagung bolong-bolong.

Terpisah Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Tesbatan, Mesry Kana Hau mengungkapkan mereka sudah mendapatkan laporan adanya serangan hama tersebut.

Baca juga: Bawaslu Kabupaten Kupang Catat Satu Temuan dan Empat Laporan Pelanggaran Kampanye

"Kami masih pendataan dan sudah informasikan kepada petani untuk penganganan lebih awal dulu sebelum penyebaran hama lebih meluas," ujarnya.

BPP menyarankan agar penanganan lebih awal menggunakan pestisida kontak dengan swadaya dari masyarakat lalu mereka akan mengumpulkan data dan bila sebaran sudah mulai meluas maka mereka otomatis turun tangan.

Dirinya menambahkan soal penanganan hama ini harus segera sebelum menyebar lebih banyak sehingga tidak membutuhkan biaya yang lebih tinggi. (ary)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved