Lewotobi Erupsi
OMK Paroki Tokojaeng di Lembata Galang Bantuan untuk Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi
Donasi itu diserahkan pada tanggal 19 Januari 2024 dengan sasaran penerima bantuan adalah penyintas yang tinggal di pengungsian mandiri.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Paroki Tokojaeng di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata sudah dua kali mengalami bencana yaitu erupsi Gunung Ile Lewotolok dan banjir bandang seroja.
Hal ini mendorong niat OMK Santa Theresia Paroki Tokojaeng untuk menyerahkan donasi berupa sembako kepada penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Donasi itu diserahkan pada tanggal 19 Januari 2024 dengan sasaran penerima bantuan adalah penyintas yang tinggal di pengungsian mandiri.
“Hal ini membuktikan bahwa OMK St. Theresia tidak hanya terlibat dalam urusan mimbar semata melainkan dalam kerja dan karya nyata,” ungkap salah satu relawan OMK Santa Theresia, Isman.
Kerja nyata yang dimaksud adalah mengumpulkan donasi untuk korban erupsi Lewotobi dalam tajuk Tite Ata Kakan Arin.
OMK Santa Theresia Paroki Tokojaeng mengumpulkan donasi dari umat Paroki Tokojaeng kurang lebih selama satu minggu dengan total yang sebanyak R19.840.000.
Uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli sembako. Setelah itu sebanyak 14 relawan OMK bersama Pastor Paroki menyalurkan di pengungsian mandiri di beberapa desa di Flotim yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Pemberian ini tentunya tidak kemudian menjawab semua kesenjangan yang dialami oleh para penyintas, namun sedikit yang diberikan umat Paroki Tokojaeng dalam kekurangan, merupakan doa dan dukungan kepada semua yang menerima agar tetap tegar dalam menghadapi bencana ini,” ucap Isman.
Relawan lainnya, Catrin Paokuma mengatakan, dorongan kuat untuk melakukan aksi kemanusiaan ini adalah ia dan umat Paroki Tokojaeng perna mengalami apa yang dirasakan saat ini oleh pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Kami juga sudah pernah merasakan jadi kami punya inisiatif untuk turun ke bawah (Flores Timur) tidak melalui siapa-siapa jadi kami langsung turun ke bawah ,” ujar Catrin.
Baca juga: UPTD SD Inpres Boa Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Saat menemui penyintas di pengungsian mandiri, Catrin merasa sedih. Sebab, ada penyintas yang tidur dengan beralas jemari.
“Awalnya sedih apalagi lihat mereka punya keadaan di sana (pengungsian mandiri-red). Di sana mereka tidur tikar belum ada jadi beralas jerami saja. Jadi kami kasih beberapa tikar. Mereka juga jarang dapat bantuan dari posko utama. Saat kami datang mereka terharu,” ungkap Catrin.
Tak lupa Catrin berterima kasih kepada pastor, DPP dan umat Paroki Tokojaeng yang telah mendukung dan memberikan tanda kasihnya kepada pengungsi erupsi Lewotobi Laki-Laki.
Secara khusus Catrin berterima kasih kepada Umat Paroki Tokojaeng yang telah mempercayakan OMK Santa Theresia agar membawa amanah untuk saudara-saudari senasib di Flores Timur.
“Terima kasih karena mereka sudah percayakan kami dan mereka juga bantu kami. Terutama umat paroki karena kami jalankan donasi ke semua umat,” tutup Catrin. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Paroki Tokojaeng
Kecamatan Ile Ape
Kabupaten Lembata
erupsi
Gunung Lewotobi Laki-laki
OMK Santa Theresia
POS-KUPANG.COM
Keluarga Baru Berhak Dapat Huntap Lewotobi, Kepala BNPB Minta Jangan Dipersulit |
![]() |
---|
500 Huntap Penyintas Lewotobi Dibangun di Noboleto, Penerima Tak Berpatok Kepala Keluarga |
![]() |
---|
Gunung Lewotobi Laki-laki Belum Stabil, Dapat Tekanan dari Dalam |
![]() |
---|
Pemkab Sikka Harus Siapkan Program Pemulihan Ekonomi Untuk Warga Terdampak Erupsi Lewotobi |
![]() |
---|
Imbas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Delapan Sekolah di Sikka Terdampak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.