Berita Timor Tengah Selatan

Gelar Ritual Adat, Rumpun Mollo di Timor Tengah Selatan Tegaskan Persatuan di Tahun Politik

Tujuan bersatunya rumpun besar Mollo ini kata Alfred, untuk menangkis politik-politik buruk yang selalu memanfaatkan orang Mollo. 

Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Rumpun besar Mollo di kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan Ritual adat di Nausus, Desa Fatukoto, Kecamatan Mollo Utara, Sabtu, 20 Januari 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Tegaskan persatuan dan kesatuan, rumpun besar Mollo di Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan Ritual adat di Nausus, Desa Fatukoto, Kecamatan Mollo Utara, Sabtu, 20 Januari 2024.

Persatuan di wilayah Mollo ini untuk menangkal perpecahan yang dapat terjadi di tahun politik.

Atoin Amaf Mollo, Alfred Baun menyampaikan, hari ini menjadi saksi persatuan orang Mollo di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

"Mollo ini ibaratnya bangsa Israel yang terpecah belah. Hari ini Mollo ingin kembali bersatu sebagaimana Israel yang kemudian bersatu," tuturnya. 

Menurut Alfred, akibat keterpecahbelahan di wilayah Mollo menjadi jalan masuk bagi banyak pihak yang datang untuk menghasut dan memecah persatuan untuk kepentingan parsial.

Baca juga: Pelaku Pencurian Ternak Sapi di Mollo Utara Diamankan Polres Timor Tengah Selatan


"Mollo memiliki sumber daya manusia dan sumber daya alam yang tidak kalah berkualitas. Hal itu menjadi pergumulan besar orang Mollo untuk kembali bersatu," tuturnya.

Dia menyebut ritual adat dengan dibunuhnya ayam berwarna hitam menjadi saksi persatuan tersebut.

"Hari ini Mollo kembali bersatu dan ditandai dengan Sonbai sebagai Kaisar tertinggi di pulau Timor, Oematan sebagai usif; Ada juga Mella, Sanam, Tusalak yang mana kembali bersatu dipadu dengan para amaf," paparnya. 

Tujuan bersatunya rumpun besar Mollo ini kata Alfred, untuk menangkis politik-politik buruk yang selalu memanfaatkan orang Mollo

"Pada kesempatan ini kami berbaris dan menegaskan tidak ada satu pun orang Mollo yang mendukung orang-orang dari luar yang datang ke wilayah Mollo," katanya.

Menurut Alfred, Mollo juga memiliki putra dan putri yang berkompeten dan dapat mewakili aspirasi masyarakat Mollo pada level pemerintahan.

Baca juga: Niat Mencari Calon Istri, Warga Mollo Utara TTS Tewas Dikeroyok

"Kami tegaskan rakyat tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan segelintir orang, apalagi orang dari luar wilayah Mollo. Mutis tidak boleh dimanfaatkan oleh orang untuk kepentingan luar," tegasnya.

Dia menyebut semua kekayaan alam yang ada di wilayah Mollo harus dipelihara dan tidak boleh dikuasai oleh orang luar. Oleh karenanya hanya orang Mollo yang bisa menjaga semua itu. 

"Ada pergumulan besar di wilayah Mollo tetapi kerap diabaikan. Untuk alasan itu, Mollo kembali bersatu," tandasnya. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved