Pilpres 2024

Efek Jokowi Tentukan Kemenangan Prabowo-Gibran, Kepuasan Rakyat Jadi Faktor Utama

Berdasarkan hasil survei pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka kepuasan rakyat atas kinerja Presiden Jokowi jadi penentu kemenangan pilpres

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
JADI FAKTOR UTAMA – Pemilih yang puas terhadap kinerja Presiden Jokowi selama ini menjadi faktor utama kemenangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024. 

POS-KUPANG.COM – Berdasarkan hasil survei terbaru pasangan Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka, kepuasan rakyat atas kinerja Presiden Jokowi, menjadi faktor utama penentu kemenangan pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju.

Hal ini dipaparkan pula lembaga Survei Poltracking Indonesia berdasarkan hasil survei yang dilakukannya dalam jajak pendapat yang dilaksanakan pada sesi 1 – 7 Januari 2024, baru-baru ini.

Dari jajak pendapat itu diketahui bahwa efek Jokowi ternyata sangat menentukan kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 ini. Kemenangan itu bisa diraih pasangan ini dalam satu putaran atau dua putaran Pilpres 2024 ini.

Saat ini, elektabilitas pasangan ini mendapat dukungan dari para pemilih yang merasa puas terhadap kerja Presiden Jokowi selama dua periode memimpin negara ini.

Sementara itu, yang menjadi lawan terkuat Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 ini, adalah pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Pasangan Anies BaswedanMuhaimin Iskandar, berhasil mengkapitalisasi orang-orang yang tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi menjadi pemilihnya.

Meski saat ini elektabilitas Prabowo-Gibran  sudah semakin mendekati 50 persen plus, yang berarti semakin dekat pila kemenangan satu putaran, tetapi itu tak memupuskan spirit pasangan Anies-Muhaimin.

Berdasarkan survei Poltracking Indonesia yang diadakan pada 1-7 Januari 2024, elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 46,7 persen.

Sedangkan elektabilitas AMIN 26,9 persen, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 20,6 persen. Sebanyak 5,8 persen tidak tahu atau tidak jawab.

Tren

Elektabilitas Prabowo-Gibran cenderung mulai stagnan sejak Desember, setelah meroket pada dua bulan sebelumnya.

Pada survei September 2023, elektabilitas Prabowo setelah resmi berdampingan dengan Gibran adalah 30,7 persen.

Dua bulan setelahnya langsung meroket. Elektabilitas Prabowo-Gibran menjadi 40,2 persen pada November dan 45,2 persen pada Desember, kini menjadi 46,7 persen.

Sementara itu, pasangan AMIN juga mengalami tren kenaikan.

Survei September 2023 menunjukkan elektabilitas AMIN sebesar 18, 4 persen, lalu menanjak menjadi 24,4 persen pada November, sempat melandai menjadi 23,1 persen dan meroket hari ini menjadi 26,9 persen.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved