KKB Papua

Kapolda Papua Tak Mengelak, Pemilu di Papua Bakal Diwarnai Gangguan Kamtibmas

Pemilihan umum legislatif yang dilaksanakan bersamaan dengan Pilpres 2024 diramalkan bakal diwarnai dengan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
GANGGUAN KAMTIBMAS – Kapolda Papua, Mathius D Fakhiri mengatakan bahwa dalam pemilu 2024 ini bakal diwarnai dengan gangguan kambtibmas. Kelompok separatis diperkirakan bakal beraksi. Untuk itu semua pihak diharapkan waspada atas kemungkinan itu. 

Kekhawatirannya itu rupanya benar terjadi. Untungnya, pihaknya telah menerjunkan aparat keamanan untuk berjaga-jaga di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Meski dalam peristiwa itu ada korban luka-luka, namun keadaan itu sudah dapat diminimalisir. Ia juga menyebutkan bahwa konflik di tahun 2024 ini bakal beda dengan peristiwa di tahun-tahun sebelumnya.

Dia menyebutkan bahwa kasus kerusuhan yang terjadi pada tahun 2019, tidak bisa disamakan dengan yang terjadi Kamis 28 Desember 2023, saat iring-iringan pengantar jenazah mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, melintas.

Kerusuhan yang terjadi pada 2019 di Jayapura itu, katanya, berawal dari isu rasisme sehingga terjadi aksi demo yang berakhir rusuh.

"Namun untuk insiden yang terjadi Kamis 28 Desember 2023 lalu itu berkaitan dengan tradisi atau kebiasaan yang seharusnya sudah tidak dilakukan lagi saat ini," kata dia, saat refleksi akhir tahun di Jayapura, Papua, Minggu 31 Desember 2023.

Ia bilang, aksi kekerasan yang terjadi itu karena masyarakat yang mengiringi jenazah menuju kediamannya di Koya Tengah dengan berjalan kaki sudah disusupi kelompok yang selama ini berjuang memisahkan Papua dari NKRI.

Akibatnya terjadi kebakaran yang menghanguskan 25 unit rumah, ruko dan tempat pelayanan kesehatan milik Korem 172/PWY di Waena, selain itu sejumlah bangunan rusak akibat dilempari.

Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun, dan beberapa tentara serta polisi terluka bahkan seorang anggota Polri harus dirawat secara intensif di RS Bhayangkara, Kotaraja. "Alhamdulillah kondisinya termasuk Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun, berangsur membaik," kata dia.

Fakhiri mengatakan Polda Papua bersama semua elemen masyarakat akan memberikan pemahaman agar kasus serupa tidak terulang kembali yakni melakukan pengrusakan hingga menyerang warga.

Baca juga: Pilot Susi Air Masih Hidup, Kini Terlihat Makin Kurus Walau Selalu Gonta Ganti Pakaian

Baca juga: Meski Pilot Susi Air Sudah Terdeteksi, Faizal Ramadhani Tetap Hormati Proses Negosiasi

"Mari kita bersama-sama menjaga keamanan di Tanah Papua," ajak dia.

Almarhum Enembe yang meninggal Selasa 26 Desember 2023 di Jakarta, dimakamkan Jumat 29 Desember 2023 di Koya Tengah, Jayapura. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved