Berita NTT
Bandara El Tari Kupang Lapor Ada Peningkatan Penumpang Saat Tahun Baru
pelayanan angkutan di natal dan tahun baru harus secara riang gembira. Maskapai dan pemerintah harus ada pengertian baiknya
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Bandara El Tari Kupang melaporkan ada peningkatan penumpang saat tahun baru kemarin.
Humas Bandara El Tari Kupang Tyas Ayu Novitasari, Selasa, 2 Januari 2024 mengatakan, untuk data trafik per tanggal 31 Desember 2023 jumlah penerbangan sebanyak 28.
"Terdapat penurunan sebesar 20 persen dibandingkan data tahun lalu pada tanggal yang sama sebanyak 35 flight," kata dia.
Sementara untuk data penumpang ada peningkatan sebesar 11,65 persen dari 2.406 penumpang pada tahun 2023 berbanding 2.155 pada tanggal yang sama tahun lalu.
Baca juga: Tiga Kota di NTT Alami Inflasi Sebesar 2,42 Persen pada Desember 2023
Kemudian untuk rute favorit pada akhir tahun ini didominasi tujuan Surabaya, Denpasar dan Cengkareng, Jakarta. Lalu, dalam NTT, menurut Tyas Ayu Novitasari, masih cenderung merata dominasi penerbangan.
Sebelumnya, Tyas Ayu Novitasari menyebut, prakiraan pihaknya pertumbuhan penumpang selama mudik hingga arus balik Nataru sebesar 5 persen.
"5 persen kenaikannya," sebut Ayu Novitasari.
Menurut dia, penumpang dengan tujuan Jakarta dan Surabaya menjadi paling banyak dalam musim mudik kali ini. Dalam prediksi Angkasa Pura, puncak mudik terjadi di tanggal 22 Desember 2023 dan 29 Desember 2023.
"Untuk arus balik natal di tanggal 26 Desember 2023 dan untuk tahun baru di tanggal 1 Januari 2024," sebut dia.
Selama Nataru, kata dia, total ada 8 penerbangan dengan 16 rute akan melayani para penumpang dari Kupang. Sejumlah maskapai, menurut dia, sejauh ini belum mengajukan penerbangan tambahan.
Pengamat kebijakan publik NTT, Habde Dami pada tempat sebelumnya juga menyebut jasa angkutan dalam pelayanan saat Nataru di NTT terus mengalami perubahan dan perbaikan.
Khusus tranportasi udara, mantan Sekda Kota Kupang itu berharap pemerintah dan maskapai bisa bekerja sama. Dia tidak mau, ada yang memanfaatkan momentum itu.
"Kita harapkan pemerintah dan maskapai supaya jangan sampai ada yang memanfaatkan momen ini sehingga mempersulit masyarakat. Kita tidak mau itu terjadi," kata dia.
Baca juga: Personel Polsek Amarasi Diduga Intimidasi Warga, Korban Lapor ke Propam Polda NTT
Menurut dia, pelayanan angkutan di natal dan tahun baru harus secara riang gembira. Maskapai dan pemerintah harus ada pengertian baiknya dalam mendukung upaya ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.