Senin, 18 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 3 Januari 2024, Lihatlah Anak Domba Allah

Yesus juga datang untuk meminta dibaptis. Dan pernyataan inilah yang akan menjadi jalan bagi banyak orang mengenal Yesus Tuhan, penyelamat

Tayang:
Editor: Edi Hayong
DOK. POS-KUPANG.COM
RENUNGAN - Renungan Harian Katolik berikut ini ditulis Bruder Pio Hayon SVD mengangkat judul : Lihatlah Anak Domba Allah. 

Namun bagi masyarakat Yahudi, Mesias itu seperti seorang pahlawan gagah perkasa yang akan membebaskan mereka dari penjajahan dan perbudakan dari bangsa-bangsa yang menindas mereka.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 1 Januari 2024, Menyimpan di Dalam Hati

Maka ketika Yohanes mempekenalkan Yesus sebagai Anak Domba Allah, dianggap hal yang tidak masuk diakal bagi kalangan masyarakat Yahudi. Dan reaksi mereka seperti yang kita dengarkan dalam Injil hari ini, mereka biasa saja dan tak merasa bahwa Mesias itu sudah ada di tengah-tengah mereka.

Namun bagi mereka, figur Mesias yang mereka dambakan itu tak sesuai dengan kenyataan yang mereka lihat dalam diri Yesus itu. Apapun itu reakasinya, Yohanes tetap memberi kesaksian tentang siapa yang sedang datang dan ingin meminta dibaptis juga olehnya.

Yohanes tanpa ragu-ragu memperkenal Yesus: “Lihatlah, Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia”, dengan segala penjelasanya kepada semua orang yang ada pada saat itu. Bagi Yohanes, itu tugasnya yang utama, yakni memberi kesaksian kepada orang banyak tentang Mesias itu.

Karena memang dia diutus untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Mesias itu. Memang dalam versi injil lain, ketika Yohanes memperkenalkan Yesus dengan menyebutkan ‘Lihatlah Anak Domba Allah’, ada murid-murid Yohanes pembaptis pun mengikuti Yesus dan menjadi murid Yesus.

Itu hanya terjadi pada segelintir orang, namun dalam konteks orang Yahudi, mereka masih tetap tidak menganggap Yesus itu adalah Mesias maka reaksi kebanyakan orang adalah biasa-biasa saja.

Kita sebagai pengikut Kristus Yesus sejak kita dipermandikan juga kadang tidak jauh berbeda dengan orang-orang Yahudi. Kita sudah banyak mendapat penjelasan tentang Yesus dan semua karyanya bahkan kita sudah memiliki kitab suci yang berisi kabar tentang Yesus sejak awal sampai pada karyaNya sendiri.

Seharusnya dengan itu kita semakin dikuatkan dan mengenal Yesus dalam hidup kita yang bisa datang dalam banyak bentuk. Lalu yang terjadi? Kita kadang atau bahkan masih sering jatuh dalam pandangan sempit kita tentang Yesus itu sendiri sesuai dengan keinginan daging atau ego kita semata-mata.

Baca juga: Renungan Harian Katolik, 3 Cara Dapat Saling Menerima Antarsesama Melalui Kelebihan dan Kekurangan

Jadi kehadiran Yesus dalam hidup harian kita seperti di dalam ekaristi contohnya, dianggap biasa-biasa saja dan tidak memberi dampak apa-apa dalam hidup kita.

Maka marilah kita belajar terus menerus untuk semakin peka akan kehadiran Tuhan dalam hidup harian kita dan mampu memberi kesaksian tentangNya kepada orang lain.

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama: semua kita telah dibaptis dalam nama Bapa dan Putera, dan Roh Kudus yang menjadikan kita pengikut Yesus.

Kedua, tugas utama kita adalah memberi kesaksian tentang siapakah Yesus itu. Ketiga, untuk bisa memberi kesaksian, harus mampu menyadari kehadiranNya dalam diri kita sendiri terlebih dahulu.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved