Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Senin 1 Januari 2024, Tahun Penuh berkat
Allah memberikan berkat dan kasih karuniaNya bagi semua orang yang berharap dan yang percaya kepadaNya
POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik berikut ini ditulis RP. John Lewar SVD dengan judul : Tahun Penuh berkat.
THN B/II: Tahun Baru, Pesta Santa Maria Bunda Allah RP. John Lewar SVD menulis renungannya merujuk pada bacaan : Kitab Bilangan 6: 22 - 27, Galatia 4: 4 - 7
Lukas 2: 16 - 21
Berikut ini renungan lengkap yang ditulis oleh RP. John Lewar SVD
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Selamat datang Tahun Baru 2024. Hari ini adalah hari baru, bulan baru dan tahun baru, tahun 2024. Inilah hari yang diciptakan Tuhan bagi kita, inilah hari penuh berkat. Mari kita bersukacita dan bergembira atas karya agung Tuhan bagi kita semua. Karya agung Allah lewat kelahiran PuteraNya Yesus Kristus.
Kita bersyukur karena diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menata hidup ini menjadi lebih bermutu dan bermartabat, lewat tugas dan pekerjaan kita masing-masing.
Di tahun baru ini, Gereja mengajak seluruh umat kristiani merayakan Pesta Santa Maria Bunda Allah. Marilah kita berziarah bersama Bunda Maria sambil merenungkan apa yang Tuhan kehendaki kita lakukan di tahun yang baru ini.
Baca juga: Renungan Harian Katolik, 3 Cara Dapat Saling Menerima Antarsesama Melalui Kelebihan dan Kekurangan
Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 31 Desember 2023, Selamat Pesta Keluarga Kudus
Allah memberikan berkat dan kasih karuniaNya bagi semua orang yang berharap dan yang percaya kepadaNya. Dalam Kitab Bilangan, Musa menjadi sarana Allah untuk memberkati umat Israel. Allah menjanjikan berkat berlimpah kepada Harun dan anakanaknya.
Berkat itu berupa hasil panen yang mencukupi keperluan hidup setiap hari, melindungi dan menjauhkan mereka dari segala macam bahaya yang mengancam serta memberikan terang agar tidak jatuh dalam kegelapan dosa dan maut.
Bila mereka melaksanakan janji ini dengan setia, maka damai sejahtera menyertai mereka. Demikian pula Maria. Melalui Maria, umat manusia mendapatkan berkat dan kasih karunia dari Allah. Kasih karunia Allah itu tampak dalam diri Tuhan Yesus.
Maria adalah sarana bagi Allah untuk mengandung Yesus dan menebus umat manusia. Kepada jemaat di Galatia, Rasul Paulus menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah pemenuhan janji Allah yang datang ke dunia untuk menebus dosa manusia. “Setelah genap waktunya, Allah mengutus AnakNya yang lahir dari seorang
perempuan”. Maka semua orang yang bertobat dan yang percaya kepada Kristus yang lahir, disebut anak-anak Allah, bukan hamba.
Mereka menjadi ahli waris Kerajaan Allah. Dalam injil Lukas, dikisahkan bahwa para gembala bergegas datang ke Betlehem menyaksikan kelahiran Yesus. Mereka menjumpai Maria, Yosef dan bayi Yesus.
Mereka memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, sesuai dengan apa yang dikatakan Malaikat itu kepada mereka.
Kita belum tahu akan apa yang terjadi dan yang akan kita alami sepanjang tahun ini.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Desember 2023, Arahkan Hati Kepada Allah
Kita tidak tahu nasib kita ke depan, suka dan duka, susah dan senang, tawa dan tangis, untung dan malang. Tapi kita boleh tahu dengan pasti bahwa dalam situasi apapun, Tuhan hadir, menyertai dan memberkati kita. Tuhan tidak meninggalkan kita seperti anak yatim piatu.
Dengan kepercayaan teguh, kita yakin Tuhan tetap beserta kita. Tuhan menyertai kita dengan memberikan kepada kita Bunda Maria. Kita ditemani oleh Bunda Maria. Bila kita berpaling dan berseru kepada Maria, ia akan mendengarkan kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/John-Lewar-SVD-RP_0694.jpg)