Berita NTT
Bank NTT Terus Berupaya Bangun Digital Demi Pelayanan
Direktur Kredit Bank NTT Paulus Steven Mesakh mengatakan, pencapaian Bank NTT hingga akhir tahun 2023, pertumbuhan kredit sesuai dengan RBB.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Bank NTT terus mengupayakan pembangunan digital demi mempercepat dan mempermudah pelayanan bagi masyarakat.
Direktur IT dan Operasional Hilarius Minggu mengatakan, kemajuan IT di Bank NTT sudah cukup maju. Hilarius Minggu menyebut, Bank NTT terus berupaya untuk mengikuti kemajuan era.
"Bagaimanapun kita harus terus maju. Kita lihat bank-bank besar, digitalnya lebih bagus, kita berusaha menuju kesana, tujuannya untuk pelayanan," kata dia, Rabu 19/12/2023.
Baca juga: KPU NTT dan Bank NTT Kerja Sama untuk Penampungan dan Penyaluran Dana Hibah Pilgub NTT 2024
Kemudahan pelayanan dengan digital itu agar lebih efisien. Menurut dia, sejauh ini pun Bank NTT telah bertransformasi ke berbagai layanan produk digital berstandar dan berizin.
Ia mengatakan, tahun 2023 program digital yang sudah berjalan adalah QRIS, EDC hingga Mobile Banking. Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan kartu kredit untuk digunakan tiap pemerintah daerah.
Kartu kredit itu digunakan pemerintah tanpa harus menggunakan transaksi tunai. Belanja tanpa uang tunai mulai dilakukan, dengan adanya program yang didorong Bank NTT.
"Kita kurangi pembayaran tunai," sebut dia.
Saat ini program itu sedang dipersiapkan. Bank NTT tengah memenuhi segala ketentuan yang diisyaratkan oleh Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga: Sepenggal Kisah dari Lomba Ceritra Rakyat, Ada Harapan Kehadiran Kanal Pembayaran Bank NTT di Boti
Menurut dia, program digitalisasi dari Bank NTT juga tersebar hingga kantor layanan di tingkat kecamatan. Namun, dukungan jaringan telekomunikasi menjadi penting.
Direksi yang membidangi operasional itu juga menyebut sejauh ini ada daerah yang belum memiliki gedung pelayanan, seperti Mbay, Borong, dan Oelamasi. Tiga tempat itu masih menyewa ke pihak ketiga.
Saat ini, Cabang Bajawa, sedang dalam pembangunan. Rencananya tahun 2024 gedung baru itu bakal digunakan. Sementara itu, pada bidang sumberdaya, total pegawai tetap hampir 2000-an orang, sementara outsourcing berjumlah 800-an orang.
Hilarius Minggu mengatakan, Bank NTT memiliki 23 kantor cabang, 46 kantor cabang pembantu, 116 kantor fungsional, 24 pemenpoin (layanan di kantor Samsat).
Baca juga: PHDI NTT Apresiasi Bank NTT sebagai Bank Kebanggaan NTT
Jaringan layanan, kata dia, untuk mesin ATM yang melayani setor dan tarik tunai berjumlah 33 unit dan 205 mesin ATM. Bank NTT juga dipercayakan Bank Indonesia mengelola 8 kas titipan.
"Uang BI disimpan di kita. Untuk melayani Bank-bank di daerah itu. Bukan saja untuk nasabah," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/stev-mesak.jpg)