Natal dan Tahun Baru

Pelayaran Kapal Feri Kupang - Lewoleba, Penumpang Berimpitan Dengan Kendaraan 

Kapal dengan rute Pelabuhan Bolok, Kupang ke Waijarang, Lewoleba itu berangkat, Rabu 20/12/2023 sekira pukul 14.00 WITA. 

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
zoom-inlihat foto Pelayaran Kapal Feri Kupang - Lewoleba, Penumpang Berimpitan Dengan Kendaraan 
POS-KUPANG.COM/HO
IMPIT - Situasi dalam Kapal Feri Umakalada pelayaran Kupang - Lewoleba (Lembata). Terlihat, para penumpang terimpit dengan kendaraan.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Perairan Utara Anambas - Natuna, dan Laut Arafuru," kata Prakirawan, Nur Ida Hasana. 

Adapun gelombang tinggi 1-2,5 meter berpotensi terjadi di selat Sumba bagian Barat, laut Sawu, samudera Hindia Selatan Sumba - Sabu, perairan selatan Kupang - Rote, samudera Hindia Selatan Kupang - Rote. 

"Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran," sebutnya. 

 

Dalam keselamatan pelayaran itu menyebutkan, perahu nelayan,  kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m. 

Lalu, kapal tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m. Kapal Ferry, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m. 

Kemudian, Kapal ukuran besar seperti Kapal kargo/kapal pesiar, kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," imbau Stasiun Maritim Tenau Kupang. (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved