Berita NTT
Demo BEMNUS NTT Nyaris Ricuh di Kejati NTT, Minta Tuntaskan Kasus Korupsi Bansos Sabu Raijua
Kajati NTT untuk menyampaikan point-point tuntutan atau pernyataan sikap mereka tidak dipenuhi oleh pihak keamanan
Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Belasan massa aksi yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (Bemnus) Provinsi NTT menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Rabu 20 Desember 2023.
Dalam aksi itu, massa mendesak agar pihak Kejati NTT percepat mentuntaskan kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial di Kabupaten Sabu Raijua dengan kerugian negara sebesar Rp 35 miliar rupiah.
Disaksikan POS-KUPANG.COM, massa aksi sekira pukul 10.30 Wita mendatangi kantor Kejati NTT dan langsung menyuarakan beberapa tuntutan mereka.
Awalnya, massa aksi bergantian berorasi meminta Kajati NTT untuk mentuntaskan kasus dugaan korupsi Bansos Sabu Raijua yang telah ditangani Kejati NTT sejak tahun 2021 lalu.
Baca juga: Pemkot Kupang - Pertamina NTT Jalin Kerja Sama
"Kami minta Kajati NTT untuk tuntaskan kasus Bansos Sabu Raijua yang sudah ditangani selama tiga tahun ini," kata Koordinato BEM Nusantara NTT, Hemaks Rihi Here Wila dalam orasi singkatnya di pintu gerbang Kejati NTT.
Aksi demonstrasi itu nyaris ricuh antar massa dan pihak keamanan Kejati NTT.
Dimana, terlihat massa aksi yang ingin bertemu langsung dengan Kajati NTT untuk menyampaikan point-point tuntutan atau pernyataan sikap mereka tidak dipenuhi oleh pihak keamanan Kejati NTT.
Terlihat massa pun secara bersama-sama membuka paksa pintu gerbang Kejati NTT.
Aksi itu pun berlangsung kurang lebih 2-3 menit antara massa dan pihak keamanan Kejati NTT.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih melakukan koordinasi degan pihak pejabat Kejati NTT untuk menerima dan mendengarkan pernyataan sikap mereka.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.