Berita NTT
11 Peserta Berlomba Meriahkan Paduan Suara Gerejawi Kapolda NTT Cup II
senilai 60 juta rupiah menjadi daya tarik bagi peserta, dengan perebutan juara I hingga VI serta Juara Favorit.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 11 peserta paduan suara dari gereja dan lembaga pendidikan berpartisipasi dalam lomba padua suara gerejawi Kapolda NTT Cup II.
Melalui perlombaan tersebut, Polda NTT menghadirkan keharmonisan suara dalam perayaan Natal Tahun 2023.
Perlombaan paduan suara itub dibuka oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Awi Setiyono yang berlangsung di Aula Eltari Kantor Gubernur NTT, 19 Desember 2023.
Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam kehidupan beragama dan sosial masyarakat.
Baca juga: 80 Persen Masyarakat NTT Pengguna Telkomsel
Perlombaan itu merupakan kelanjutan dari suksesnya Lomba Paduan Suara Kapolda Cup I pada perayaan Paskah Maret 2023 lalu.
Kali ini, Polda NTT bekerjasama dengan PemudaGereja Kota Kupang untuk menggelar lomba paduan suara pemuda Gereja.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Desember 2023, dihadiri oleh Irjen Pol. Drs. Johni Adadoma, M.Hum, unsur Forkopimda NTT, Penjabat Walikota Kupang, Pejabat Utama Polda NTT, dan tokoh agama.
Dalam sambutan Kapolda NTT Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, yang dibacakan oleh Wakapolda NTT bahwa lomba ini sebagai media pembinaan mental, spiritual, moral, dan etika umat Kristiani.
Momentum perayaan Natal 2023 dianggap sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam merayakan iman Kristiani.
Tema perayaan, "Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi" (Lukas 21:4), sejalan dengan semangat kerendahan hati Polri dalam menyambut kelahiran Yesus Kristus.
Baca juga: Wilayah NTT Rawan Bencana Hidrometeorologi, Kepala BPBD NTT Imbau Warga Pahami Cara Evakuasi Diri
Lomba Paduan Suara Gerejawi ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-gereja, instansi pusat dan daerah, serta melibatkan dua agama utama, yaitu Kristen Protestan dan Katolik di Provinsi NTT.
Total hadiah senilai 60 juta rupiah menjadi daya tarik bagi peserta, dengan perebutan juara I hingga VI serta Juara Favorit.
Sementara itu, Irjen Pol. Drs. Johni Adadoma, M.Hum., selaku penggagas lomba paduan suara mengungkapkan tujuan lomba ini, yakni memeriahkan dan meramaikan hari Natal, memuji Tuhan, dan menjadi ajang untuk menunjukkan kebolehan dalam bernyanyi.
Meskipun hanya diikuti oleh 11 peserta, Irjen Pol. Drs. Johni berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak peserta pada tahun-tahun mendatang.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.