Tribun Series Jabar

CEO Tribun Network Dahlan Dahi: Tribun Series Jabar Bawa Pesan Kerukunan

CEO Tribun Network, Dahlan Dahi bicara soal konstelasi politik yang terjadi di sejumlah daerah memiliki ciri dan kekhasannya.

Editor: Alfons Nedabang
TRIBUNNEWS.COM
CEO Tribun Network, Dahlan Dahi memberi sambutan dalam acara ‘Mata Lokal Memilih Series Jawa Barat’ dengan tema Jaga Kerukunan Umat Beragama: Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Tahun Politik’, Rabu 13 Desember 2023. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Chief Executive Officer atau CEO Tribun Network, Dahlan Dahi bicara soal konstelasi politik yang terjadi di sejumlah daerah memiliki ciri dan kekhasannya masing-masing.

Apalagi, dalam Pemilu 2024 saat ini yang diikuti oleh tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Menurut Dahlan Dahi, hal ini akan berdampak dalam konstelasi politik di masing-masing daerah.

Dahlan pun mengulas soal suara Prabowo Subianto di wilayah Jawa Barat pada Pemilu 2019 lalu. Di mana, Prabowo menang telak dengan perolehan suara 16 juta atau 59 persen dari rivalnya Joko Widodo (Jokowi).

Namun, 60 hari jelang pencoblosan Pemilu pada 14 Februari 2024, suara Prabowo justru mengalami penurunan di banding hasil Pemilu 2019. Sedangkan, Capres yang tak ada di Pemilu 2019 yakni Anies Baswedan mendapat suara yang signifikan.

Di mana, potret itu didapat dari hasil survei yang dilakukam Litbang Kompas pada bulan Desember 2023.

Baca juga: CEO Tribun Network Dahlan Dahi: Gen Z Perspektif Lokal di Pemilu 2024

Maka, Dahlan Dahi melihat sisi keunikan setiap wilayah perlu dipotret. Sehingga hadirlah dialog acara ‘Mata Lokal Memilih Series Jawa Barat’ dengan tema ‘Jaga Kerukunan Umat Beragama: Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Tahun Politik’, Rabu (13/12).

Awalnya, Dahlan Dahi menyampaikan potret soal jumlah pemilih di Jawa Barat yang mencapai 35,7 juta dan menjadi yang terbesar di Indonesia.

Bahkan, jumlah penduduk Jabar lebih banyak dibandingkan penduduk di Malaysia.

“Malaysia sekarang ini sekitar 34 juta. Tentu (Jabar) lebih besar lagi dari penduduk benua Australia, 27 juta,” kata Dahlan Dahi.

Peserta Tribun Series Jabar
Peserta mengikuti acara dialog Mata Lokal Memilih Series Jawa Barat’ dengan tema Jaga Kerukunan Umat Beragama: Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Tahun Politik’, Rabu 13 Desember 2023.

Sehingga, kata Dahlan, ketika mendiskusikan dalam konteks politik, maka Jawa Barat salah satu provinsi dengan penyumbang suara terbesar.

“Tapi ini mohon maaf, dari 6 orang dari (3) pasang calon tidak ada dari Jawa Barat,” terang Dahlan.

Lalu, pada pemilu 2019, Jawa Barat adalah salah satu provinsi yang dimenangkan oleh Prabowo di seluruh Pulau Jawa.

Baca juga: CEO Tribun Network Dahlan Dahi: Indonesia Tanpa Papua, Bukan Indonesia

Dengan perolehaan suara 16 juta dibanding 10 juta, jadi selisihnya cukup besar dan sangat strategis bagi kemenagan Prabowo di 2019. Di mana, Prabowo meraih 59 persen, dan Jokowi sekitar 40 persen.

“Kalau kita lihat survei litbang Kompas terakhir, maka kita melihat 60 hari sebelum coblosan terjadi pergeseran politik di Jabar, Pak Prabowo 38,1 persen, jadi dari 59 persen menjadi 38,1 persen,” ungkap Dahlan.

“Pak Anies yang tidak ada di 2019, itu 27,3 persen, dan Pak Ganjar 8,2 persen. Artinya kita bisa melihat ada pergeseran politik di Jawa Barat,” sambung dia.

Perserta Dialog Tribun Series Jabar
Peserta mengikuti acara dialog Mata Lokal Memilih Series Jawa Barat’ dengan tema Jaga Kerukunan Umat Beragama: Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Tahun Politik’, Rabu 13 Desember 2023.
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved