Papua Barat
Diplomat Musik Papua Barat
15 orang Papua Barat dari band Sorong Samarai menabuh genderang mereka secara serempak. Irama yang kuat bergema di sekitar Sidney Myer Music Bowl.
Musisi Papua Barat mengetahui dengan baik dimensi musik yang kuat dan afektif ini, karena kami sendiri yang mengalaminya. Membuat musik menghubungkan masyarakat West Papua dengan kenangan akan tanah air dan sanak saudara di sana.
Hal ini sangat penting ketika banyak anggota masyarakat tidak dapat pulang ke rumah mereka: aktivitas politik mereka sebelumnya atau hubungan mereka dengan para aktivis di Papua Barat membuat mereka rentan terhadap ancaman dan pembalasan.
Mereka tinggal di pengasingan, tidak dapat mengunjungi orang tua, saudara kandung, dan tempat-tempat yang mereka sebut rumah. Membuat musik bersama membangkitkan rasa kebersamaan bagi kami di Melbourne.
Musisi Papua Barat mengetahui dengan baik dimensi musik yang kuat dan afektif ini, karena kami sendiri yang mengalaminya. Membuat musik menghubungkan masyarakat West Papua dengan kenangan akan tanah air dan sanak saudara di sana.
Hal ini sangat penting ketika banyak anggota masyarakat tidak dapat pulang ke rumah mereka: aktivitas politik mereka sebelumnya atau hubungan mereka dengan para aktivis di Papua Barat membuat mereka rentan terhadap ancaman dan pembalasan.
Mereka tinggal di pengasingan, tidak dapat mengunjungi orang tua, saudara kandung, dan tempat-tempat yang mereka sebut rumah. Membuat musik bersama membangkitkan rasa kebersamaan bagi kami di Melbourne.
Semua acara komunitas menampilkan nyanyian-nyanyian, istilah Tok Pisin untuk festival atau pertunjukan dengan unsur penting partisipasi kolektif. Bernyanyi dan bermain bersama mengubah banyak tubuh yang independen menjadi satu kesatuan yang kohesif, selaras satu sama lain dan selaras untuk menciptakan harmoni.
Anggota komunitas dari latar belakang bahasa yang berbeda (ada ratusan bahasa Pribumi yang berbeda di Papua Barat) dan opini politik mengenai gerakan kemerdekaan bersatu ketika mereka membuat musik.
Bagi masyarakat Papua Barat yang tinggal di Australia, musik adalah sarana ketahanan dan harapan yang kuat. Bermusik bersama menanamkan semangat nasionalisme dalam hati dan pikiran.
Saat Sorong Samarai kembali naik panggung pada 1 Desember 2023 untuk memperingati pengibaran pertama bendera Bintang Kejora, tujuan mereka satu: menyebarkan pesan perjuangan melalui lagu. Mereka akan menggunakan drum, kwakumba, gitar, dan suara mereka untuk terhubung dengan penonton dan mengomunikasikan posisi politik mereka.
Ini adalah senjata mereka dalam perjuangan, yang mereka gunakan untuk membangun dukungan akar rumput berdasarkan harapan. Pendekatan ini merupakan respons kreatif dan konstruktif terhadap stagnasi kampanye penentuan nasib sendiri Papua Barat selama beberapa dekade.
(overland.org.au)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Diplomat-Musik-Papua-Barat_01.jpg)