Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 16 Juni 2026, "Mengasihi Seperti Bapa Mengasihi"
Ia memilih untuk mendoakan keluarga para pelaku dan meminta Tuhan mengubah hati orang-orang yang terjerumus
Renungan Harian Katolik Suara Pagi
Bersama Pastor John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Josef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor
Selasa, 16 Juni 2026
Hari Biasa Pekan XI
1Raj 21:17-29; Mzm 51:3-4.5-6a.11.16;
Mat 5:43-48.
Warna Liturgi Hijau
Mengasihi Seperti Bapa Mengasihi
Pada tahun 2015, dunia tersentuh oleh sebuah kisah sederhana dari Kenya. Saat terjadi serangan teroris di sebuah universitas di kota Garissa, banyak mahasiswa menjadi korban.
Salah satu korban yang selamat adalah seorang mahasiswi bernama Mary Njeri (nama yang sering diberitakan dalam berbagai kesaksian korban).
Dalam sebuah wawancara setelah tragedi itu, ia mengatakan bahwa meskipun sangat terluka dan kehilangan banyak teman, ia tidak ingin hidup dalam kebencian.
Ia memilih untuk mendoakan keluarga para pelaku dan meminta Tuhan mengubah hati orang-orang yang terjerumus dalam kekerasan.
Seorang wartawan bertanya, "Mengapa Anda bisa berkata seperti itu setelah mengalami penderitaan sebesar ini?"
Ia menjawab, "Kalau saya membiarkan kebencian tinggal dalam hati saya, maka kejahatan itu menang dua kali.
Saya memilih membiarkan kasih Tuhan yang menang."Jawaban itu membuat banyak orang terdiam. Di tengah luka yang mendalam, ia memilih kasih daripada kebencian, doa daripada balas dendam.
Kisah ini mengingatkan kita pada sabda Yesus dalam Injil hari ini: "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." (Mat 5:44)
Perintah Yesus dalam Injil hari ini mungkin termasuk yang paling menantang dalam seluruh
Kitab Suci.
Mengasihi orang yang baik kepada kita tidaklah sulit. Bahkan orang yang tidak mengenal Tuhan pun dapat melakukannya. Namun Yesus mengajak kita melangkah lebih jauh.
Ia berkata: "Jika kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?"
Artinya, murid Kristus dipanggil untuk memiliki kualitas kasih yang berbeda. Kasih yang tidak berhenti pada orang-orang yang menyenangkan hati kita, tetapi juga menjangkau mereka yang mengecewakan, melukai, dan bahkan memusuhi kita.
Mengapa Yesus meminta hal yang begitu sulit? Karena itulah cara Allah mengasihi. Bapa di surga tidak memilih kepada siapa matahari harus bersinar dan kepada siapa hujan harus turun.
| Renungan Harian Katolik Senin 15 Juni 2026, "Mata Ganti Mata" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Senin 15 Juni 2026, "Memilih Jalan Kasih Saat Diperlakukan Tidak Adil" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 14 Juni 2026, "Dipanggil dan Diutus Menjadi Berkat bagi Sesama" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 14 Juni 2026: Menjadi Seperti Allah yang Peduli |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 14 Juni 2026, Hidup Lelah dan Terlantar tak Terpimpin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/John-Lewar-SVD-RP_0694.jpg)