Gempa Bumi Hari Ini

BMKG Mencatat Gempa Bumi Beruntun Hari Ini Baru Saja Guncang NTT, Berikut Magnitudo dan Pusat Gempa

BMKG mencatat Gempa Bumi Hari Ini baru saja mengguncang Wilayah NTT, berikut Magnitudo dan Pusat Gempa

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
ILUSTRASI GEMPA
Gempa Bumi Beruntun Guncang NTT Hari ini/ Gambar ilustrasi gempa bumi - BMKG Mencatat Gempa Bumi Beruntun Hari Ini Guncang Wilayah NTT, Berikut Magnitudo dan Pusat Gempa 

POS-KUPANG.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mencatat Gempa Bumi Beruntun baru saja mengguncang NTT Hari Ini Kamis 26 Oktober 2023.

Dalam rilisnya BMKG menyebut Gempa hari ini di NTT terjadi di Barat Laut Kodi-Sumba barat Daya dan Timor Tengah Selatan ( TTS ). 

Dipaparkan BMKG, Gempa Bumi hari ini di Sumba Barat Daya Kamis pagi berkekuatan Magnitudo 2,8 sedangkan Gempa Bumi di Timor Tengah Selatan berkekuatan Magnitudo. 3,0. 

Gempa  Bumi di Sumba Barat Daya terjadi pukul 06:29 WIB, pada posisi 9.55 lintang selatan dan 118.93 bujur timur, Sekitar 7 kilometer dari arah Barat Laut Kodi-Sumba barat Daya, Nusa Tenggara Timur dengan kedalaman 29 kilometer.

Baca juga: BMKG: Sebut Gempa Bumi Hari Ini, Baru Saja Guncang Jawa Tengah Berikut Magnitudo dan Pusat Gempa

"#Gempa Mag:2.8, 26-Oct-2023 06:29:30WIB, Lok:9.55LS, 118.93BT (7 km BaratLaut KODI-SUMBABARATDAYA-NTT), Kedlmn:29 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," demikian unggahan BMKG di Twitter.

Gempa Guncang Timo Tengah Selatan

Selain Sumba Barat Daya, Gempa Bumi hari ini juga mengguncang Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. 

Gempa Bumi berkekuatan Magnitudo 3,0 terjada pada Kamis pagi pukul 05:09:46 WIB.

Pusat Gempa berada pada koordinat 10.10 LS, 124.36 BT. 36 Km sebelah barat daya Timor Tengah Selatan pada kedalaman 10 Km.

Baca juga: Gempa Bumi Hari Ini 21 Oktober 2023 Guncang Ruteng-NTT , BMKG Ungkap Magnitudo dan Pusat Gempa

"#Gempa Mag:3.0, 26-Oct-2023 05:09:46WIB, Lok:10.10LS, 124.36BT (36 km BaratDaya TIMORTENGAHSEL-NTT), Kedlmn:10 Km #BMKG 

BMKG menyebut, data tersebut bersifat sementaran karena mengutamakan kecepana infoermasi.

Proses pengolahan data masih berlangsung dan hasil akhir bisa mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan data yang diperoleh.

BMKG akan terus memantau situasi ini dan memberikan informasi terbaru seiring perkembangan berita ini.

Kami mengimbau masyarakat di wilayah terkait untuk tetap tenang dan memantau informasi resmi dari BMKG serta mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan oleh otoritas terkait.

Skala Gempa Bumi

Skala gempa bumi yang paling umum digunakan untuk mengukur kekuatan gempa adalah Skala Magnitudo Moment (Moment Magnitude Scale atau disingkat Mw).

Skala ini mengukur energi yang dilepaskan oleh gempa bumi berdasarkan ukuran area retakan dan pergeseran batuan.

Skala Magnitudo Moment adalah skala logaritmik, yang berarti setiap peningkatan satu angka dalam skala tersebut mencerminkan 10 kali peningkatan energi gempa.

Misalnya, gempa bumi dengan magnitudo 6 memiliki energi sekitar 10 kali lebih besar dari gempa bumi dengan magnitudo 5.

Berikut adalah klasifikasi skala Magnitudo Moment:

Magnitudo kurang dari 2,9: Gempa mikro, biasanya tidak dirasakan oleh manusia.

Magnitudo 3,0 - 3,9: Gempa kecil, biasanya tidak menyebabkan kerusakan, tetapi dapat dirasakan oleh beberapa orang.

Magnitudo 4,0 - 4,9: Gempa kecil hingga sedang, dapat menyebabkan kerusakan kecil pada bangunan yang lemah.

Magnitudo 5,0 - 5,9: Gempa sedang, dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan biasa, tetapi kerusakan serius jarang terjadi.

Magnitudo 6,0 - 6,9: Gempa kuat, dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada bangunan di daerah yang luas.

Magnitudo 7,0 - 7,9: Gempa besar, dapat menyebabkan kerusakan serius pada bangunan dalam radius yang luas.

Magnitudo 8,0 atau lebih: Gempa besar hingga besar sekali, dapat menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada daerah yang luas dan mungkin mempengaruhi wilayah yang luas juga.

Harap diingat bahwa tingkat kerusakan akibat gempa bumi tidak hanya bergantung pada magnitudonya, tetapi juga pada kedalaman, jarak dari pusat gempa, kepadatan penduduk, dan struktur geologis daerah yang terdampak. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved