Nyamuk Wolbachia
Camat Oebobo Berharap Teknologi Wolbachia Bisa Turunkan Angka DBD Sampai Zero
Dia mengaku mereka dari pihak kecamatan selalu berkolaborasi dengan puskesmas untuk Kerjasama dalam menurunkan kasus DBD.
POS-KUPANG.COM – Plt Camat Oebobo, Nikodemus Kale, S. Sos harap dengan adanya teknologi Wolbachia dapat menurunkan kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD hingga mencapai Zero atau nol.
Saat ditemui acara di acara Launching Implementasi Wolbachia di Kantor Camat Oebobo Kota Kupang Selasa, 24 Oktober 2023, Nikodemus mengatakan pemerintah kecamatan mewakili 7 kecamatan lain sangat mengapresiasi penerapan teknologi Wolbachia.
“Pada prinsipnya kami dari pemerintahan kecamatan khususnya yang membawahi 7 kelurahan sangat mengapresiasi penerapan teknologi Wolbachia ini,” uajrnya saat ditemui POS-KUPANG.COM di Kantor Camat Oebobo.
Dia mewakili pemerintah kecamatan mengharapkan agar dengan adanya teknologi tersebut bisa menurunkan kasus DBD khususnya di kecamatan Oebobo hingga menyentuh Zero atau nol.
Baca juga: Pemkot Kupang - Bank NTT Launching Mesin EDC Optimalisasi Pendapatan
“Yang kami harapkan dengan adanya teknologi Wolbachia ini kasus demam berdarah khusus di kecamatan Oebobo semakin menurun bila perlu zero atau nol, itu harapan kami,” harapnya.
Dia mengaku mereka dari pihak kecamatan selalu berkolaborasi dengan puskesmas untuk Kerjasama dalam menurunkan kasus DBD.
“Dan kami dari pihak kecamatan selalu berkolaborasi dengan teman-teman dari para kader Wolbachia, puskesmas semua untuk bekerja sama sehingga kasus DBD di kecamatan Oebobo zero,” ujarnya.
Dia berpesan agar masyrakat di kecamatan Oebobo dapat menjaga ember-ember yang telah dititipkan.
“Pesan dari saya sebagai camat Oebobo diharapkan kepada masyarakat yang ada di kecamatan Oebobo agar menjaga ember Wolbachia yang dititipkan di rumah masing-masing sehingga nyamuk Wolbachia boleh berkembang dengan baik ketika dikawinkan dengan nyamuk local,” pesannya.
Dalam ember-ember tersebut terdapat sekitar 200 nyamuk dalam setiap ember. Ember-ember tersebut juga akan diberikan kepada setiap masyarakat masing-masing mendapat 1 ember.
Baca juga: Pemerintah Kota Kupang Minta Endoskopi dan USG ke Menteri Kesehatan
Ember-ember ini nantinya bukan saja diberikan di Kecamatan Oebobo tetapi juga akan menyebar di 6 kecamatan yang berada di wilayah Kota Kupang dan 51 Kelurahan di Kota Kupang. (Laporan Priska, Mahasiswi Undana)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.