Berita Kabupaten Kupang
Pemkab Kupang Belum Punya TPA, Kadis Kesehatan Pusing Musnahkan Sampah Medis
Hal tersebut membuat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr. Robert Amaheka pusing tujuh keliling lantaran sampah medis menumpuk
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Limbah medis di Kabupaten Kupang perlu mendapatkan penanganan yang baik namun di Kabupaten Kupang sendiri belum punya tempat pembuangan akhir.
Hal tersebut membuat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr. Robert Amaheka pusing tujuh keliling lantaran sampah medis menumpuk termasuk obat yang kadaluarsa.
Kepada dirinya pernah mengutarakan hal ini saat kunjungan KPK dua pekan lalu. Pasalnya dinas kesehatan yang juga mengurus obat bingun mau kemanakan obat yang sudah kadaluarsa ini.
Baca juga: Bapenda Kabupaten Kupang Ciptakan Aplikasi Si-Penda, Harap Segera Diluncurkan Pemkab Kupang
"Saya hanya sampaikan masalah di di as kesehatan, kami urus obat tapi obat yang kadaluarsa ini mau musnahkan susah kalau tidak ada TPA," ujarnya Jumat 20 Oktober 2023.
Padahal syarat pemusnahan obat tersebut harus memiliki TPA juga insenrator namun di Kabupaten Kupang belum ada dua jal tersebut.
Selama ini dirinya baru punya pengalaman sekali melakukan pemusnahan obat kadaluarsa namun numpang di Kota Kupangndi TPA Alak.
Baca juga: DPC Gerindra Kabupaten Kupang Kukuh Usulkan Gibran Cawapres Prabowo
Itupun bukan dilakukan sembarang, mereka wajib bersurat secara resmi ke pemerintah Kota Kupang.
Sementara Dian Patria selaku Kasatgas Korsup Wilayah V KPK kepada wartawan, Rabu 11 Oktober 2023 saat kunjungan ke Kabupaten Kupang dalam rangka Rapat Koordinasi Akselerasi Pencegahan Korupsi Kabupaten Kupang Tahun 2023 mengatakan hal itu juga dirinya ketahui saat itu.
Dirinya mengaku bingung hingga saat ini Pemkab Kupang belum punya TPA bahkan sudah sejak tahun 2010 pindah ibukota ke Oelamasi Pemkab Kupang belum memikirkan pembangunan TPA.
"Ini masalah komitmen saja, tamah Kabupaten Kupang begini luas kan punyankita semua," ujarnya.
Bagi dia itu masalah mindset untuk melakukan pembangunan kesepan saja. Berulang kali dirinya heran sudah sekian lama tidak ada TPA di Kabupaten Kupang. (ary)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.