Konflik Israel Hamas

Demonstran di Beberapa Negara Menentang Serangan Udara Israel ke Gaza

Para pengunjuk rasa berkumpul di Irak di perbatasan negara itu dengan Yordania; di lokasi-lokasi di seluruh Mesir

Editor: Agustinus Sape
Stephen Lam/ San Francisco Chronicle melalui AP
Para pengunjuk rasa merantai diri mereka di pintu masuk Gedung Federal San Francisco selama protes mendukung Palestina sambil menyerukan gencatan senjata, di tengah kerusuhan yang sedang berlangsung di Timur Tengah, di San Francisco, Kamis, 19 Oktober 2023. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Ribuan orang di negara-negara Muslim dan sekitarnya mengadakan demonstrasi pada hari Jumat 20 Oktober 2023 sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, menyerukan diakhirinya blokade dan serangan udara Israel setelah serangan brutal ke Israel selatan oleh pejuang kelompok militan Hamas. yang menguasai Gaza.

Para pengunjuk rasa berkumpul di Irak di perbatasan negara itu dengan Yordania; di lokasi-lokasi di seluruh Mesir; di ibu kota Turki, Ankara, dan kota terpadatnya, Istanbul; dan di Indonesia, Malaysia dan Korea Selatan.

Ledakan pada Selasa malam di sebuah rumah sakit di Kota Gaza yang merawat warga Palestina yang terluka dan warga yang mencari perlindungan adalah tema utama dalam beberapa demonstrasi.

Penyebab ledakan di Rumah Sakit al-Ahli belum diketahui.

Penilaian AS mengatakan ledakan itu bukan disebabkan oleh serangan udara Israel, seperti yang awalnya dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Hamas di Gaza.

Israel telah menunjukkan video, audio dan bukti lain yang dikatakannya membuktikan ledakan itu disebabkan oleh roket yang salah sasaran oleh militan Palestina, namun mereka menyangkal bertanggung jawab.

AP belum secara independen memverifikasi klaim atau bukti apa pun yang dikeluarkan oleh para pihak.

Pengepungan Israel terhadap wilayah Palestina dan serangan udara terhadapnya menjadi fokus demonstrasi awal pekan ini di universitas-universitas Mesir, di dalam gedung kantor kongres di Washington, di luar Kedutaan Besar Israel di Bogota dan dekat Kedutaan Besar AS di Beirut.

Hampir dua minggu setelah serangan Hamas di Israel, protes semacam itu terus berlanjut ketika Israel bersiap untuk melakukan invasi darat ke Gaza.

Baca juga: Milisi Irak Mencoba Melakukan Serangan Drone Sebagai Respons terhadap Serangan Israel di Gaza

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 4.000 orang tewas dan lebih dari 13.000 orang terluka di Gaza sejak perang dimulai, kebanyakan dari mereka adalah wanita, anak-anak, dan orang lanjut usia.

Lebih dari 1.000 orang diyakini terkubur di bawah reruntuhan, kata pihak berwenang.

Lebih dari 1.400 orang di Israel telah terbunuh, sebagian besar warga sipil terbunuh dalam serangan mematikan Hamas.

Sekitar 200 orang lainnya diculik. Militer Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah memberi tahu keluarga 203 tawanan.

MESIR

Ribuan warga Mesir berdemonstrasi di kota-kota besar dan kecil di negara Afrika Utara tersebut, sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang terkepung.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved