Berita Sumba Timur

Masyarakat Penerima Manfaat Dua Kecamatan Sumba Timur Terima Beras CPP

Setiap KPM mendapatkan bantuan pangan stunting berupa 10 butir telur dan satu kilogram daging ayam

Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
BANTUAN - Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing bersama keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di halaman Kantor Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Senin 16 Oktober 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melaksanakan pembagian beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Kanatang dan Haharu.

Adapun rincian penyaluran Beras CPP bagi Kecamatan Haharu denga jumlah penerima 395 KPM sebanyak 9.350 kilogram, sedangkan untuk Kecamatan Kanatang berjumlah 1.180 KMP sebanyak 11.800 kilogram.

"Kami membagikan kepada setiap keluarga penerima manfaat berupa Beras CPP sebanyak 10 kilogram yang akan disalurkan selama tiga bulan kedepan," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Nicolas Pandarangga saat launching Penyaluran Beras CPP Halaman Kantor Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Senin 16 Oktober 2023.

Selain pembagian beras CPP, Pemkab Sumba Timur juga menyerahkan Bantuan Pangan Stunting Tahap Bulan September, Oktober dan November Tahun 2023 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kecamatan Kanatang dan Haharu.

Baca juga: Langgar Aturan Lintasi Jalan Protokol, Satlantas Polres Sumba Timur Tertibkan 14 Sepeda Listrik

"Setiap KPM mendapatkan bantuan pangan stunting berupa 10 butir telur dan satu kilogram daging ayam," tambah Nico.

Pihaknya juga menyerahkan Bantuan kepada Kelompok Dasawisma untuk Pemanfaatan Pekarangan sebesar Rp. 15.000.000 untik setiap kelompok Dasawisma.

Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa Tahun 2023, masyarakat diperhadapkan dengan indikasi gejolak kenaikan harga pangan, akibat dampak elnino atau perubahan iklim yang sangat terasa diantaranya gagal tanam dan gagal panen yang akan berdampak pada ketersediaan pangan. 

Demi menyikapi hal tersebut, Pemerintah melakukan Sinergitas dan Kolaborasi Bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMD dan BUMN (PT. Pos Indonesia dan Perum Bulog).

Bupati Praing menambahkan, Mencermati dinamika harga pangan pokok strategis serta dalam rangka upaya pengendalian inflasi, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur lewat dukungan anggaran operasional penyelenggaran dari Badan Pangan Nasional (National Food Agency) melaksanakan lagi Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang ke-10 di Halaman Kantor Desa Mondu, Melalui Dinas Pertanian dan Pangan bekerja sama dengan Bulog, Kelompok Tani dan Pelaku Usaha Pangan.

Baginya, Program GPM menjadi salah satu upaya Pemerintah untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan, dengan harga terjangkau dengan tujuan stabilisasi pasokan dan harga serta pengendalian inflasi pangan. 

Baca juga: Bawaslu Sumba Timur Ajak Pemilih Disabilitas Ikut Awasi Penyelenggaraan Pemilu

Komoditas pangan pada kegiatan SPHP GPM adalah komoditas pembentuk inflasi (volatile foods) antara lain beras, gula konsumsi, bawang putih, bawang merah, daging sapi, daging ayam ras, telur, cabe dan minyak goreng yang dapat disediakan oleh Perum Bulog, BUMD Pangan, distributor, dan petani/peternak/ poktan/gapoktan. 

Melalui GPM dapat membantu memasarkan hasil produksi pertanian dari kelompok tani dengan melibatkan stakeholder terkait sehingga terjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok, baik di tingkat produsen maupun konsumen. (zee)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved