Berita Alor
Camat Alor Barat Laut Ingatkan Warga Atur Jarak Kelahiran
Lebih lanjut, Djakaria juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah kecamatan sedang fokus mengentaskan stunting dan gizi buruk.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Camat Alor Barat Laut, Djakaria Djawa S. Sos, mengingatkan warga agar mengatur jarak kelahiran. Hal ini disampaikan Camat kepada masyarakat, saat kunjungan kerja ke Desa Bampalola.
"Pemerintah tidak melarang masyarakat untuk melahirkan dan punya anak, tetapi yang kita minta adalah bapak mama mengatur jarak kelahiran anak. Kalau kita atur jarak kelahiran dengan baik, maka kita bisa lebih mudah memantau tumbuh kembang anak-anak kita dan bisa menyekolahkan anak-anak dengan baik," ujar Djakaria di Aula Kantor Desa, Senin 16 Oktober 2023.
Lebih lanjut, Djakaria juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah kecamatan sedang fokus mengentaskan stunting dan gizi buruk.
Baca juga: Kunjungan Kerja ke Desa Ternate Camat Alor Barat Laut Ingatkan Masyarakat Tentang Pangan
"Stunting dan gizi buruk masih menjadi isu nasional. Semua wilayah termasuk Kecamatan Alor Barat Laut fokus untuk menekan angka stunting dan gizi buruk. Kader posyandu selaku ujung tombak wilayah harus kita difungsikan dengan baik. Karena itu kader sebagai corong utama, harus sampaikan edukasi kepada orang tua jangan sampai tumbuh kembang bayi dibiarkan begitu saja," jelasnya.
Mantan Camat Pulau Pura itu juga mengatakan bahwa saat ini di Dulolong tersisa 3 bayi stunting dan 4 gizi buruk. Semua pihak diharapkan bekerja sama untuk menangani stunting dan gizi buruk.
"Stunting hari ini di Desa Bampalola ada 3 bsyi, sedangkan gizi buruk ada 4. Untuk Kecamatan Alor Barat Laut, sementara di Desa Dulolong yang angka stuntingnya masih tinggi. Saya minta semua pihak bekerjasama mulai dari masyarakat hingga pemerintah di wilayah desa dan kecamatan kita sama-sama menangani masalah ini, jangan sampai kita lalai," ungkapnya.
Baca juga: Camat Alor Barat Laut Gelar Pelatihan Pembuatan Aksesoris Tenun, Datangkan Pelatih dari Sidoarjo
Selain menyampaikan tentang jarak kelahiran, stunting, dan gizi buruk, Djakaria yang baru sebulan dilantik juga memaparkan rencana-rencana kegiatan yang akan diadakan di Kecamatan Alor Barat Laut.
"Tahun 2024, Abal kita harus promosikan ke luar sebagai daerah Pariwisata. Salah satunya kita lakukan perayaan HUT Kecamatan tertua di Alor, ditandai dengan turnamen sepak bola Abal Cup 2024, lomba seni budaya antara lain lego-lego antar desa, tarian kreasi antar desa, panahan tradisional antar desa, lomba presentasi pariwisata dan lomba stand antar desa. Kita berencana adakan festival atau Expo tingkat Kecamatan. Kita juga harus tunjukan bahwa Alor Barat Laut ada, dan siap menyambut wisatawan untuk berkunjung ke spot pariwisata kita," tutur Djakaria.
Pada akhir kegiatan, Djakaria mengingatkan tentang situasi politik menjelang Pemilu 2024.
"Kita sedang menghadapi situasi dan masa-masa politik, menuju Pemilu 2024. Saya minta jangan sampai situasi politik ini memecah belah hubungan keluarga, hubungan baik, atau memecah belahkan masyarakat kita. Ini harus kita hindari dan kita jaga persaudaraan diantara masyarakat agar kita menuju Pemilu yang aman dan damai," pungkasnya.
Adapun dalam kegiatan ini juga dilakukan diskusi bersama masyarakat yang hadir. Kegiatan ini dihadiri oleh Rahmat Ali, selaku Kepala Desa Bampalola, perangkat desa, Babinsa, serta masyarakat Desa Bampalola. (cr19)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.