Berita Alor

Camat Alor Barat Laut Gelar Pelatihan Pembuatan Aksesoris Tenun, Datangkan Pelatih dari Sidoarjo

Siska Prestiwati S.S., M.Ikom selaku Instruktur pelatihan mengatakan dirinya datang ke Kabupaten Alor untuk membagikan ilmu

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor mengadakan pelatihan aksesoris tenun sejak tanggal 16-20 Juni 2023 bertempat di Aikoli Kang Resort. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor mendatangkan instruktur dari Sidoarjo sebagai tutor pelatihan pembuatan aksesoris tenun yang dilaksanakan pada tanggal 16-20 Juni 2023 bertempat di Aikoli Kang Resort, Kecamatan Teluk Mutiara.

Siska Prestiwati S.S., M.Ikom selaku Instruktur pelatihan mengatakan dirinya datang ke Kabupaten Alor untuk membagikan ilmu, sekaligus membantu masyarakat agar tenun dapat dimodifikasi menjadi aksesoris. 

"Saya diminta oleh Bapak Marten dan Ibu Lim selaku Camat Alor Barat Laut dan Ketua Penggerak PKK, untuk membagikan ilmu. Kita tahu bersama Sidoarjo adalah daerah penghasil kerajinan tas, untuk itu saya mengajarkan tentang bagaimana kita memodifikasi tenun menjadi sesuatu yang lain," ujarnya, Senin 19 Juni 2023.

Menurut Siska, saat ini modifikasi tenun yang dihasilkan masyarakat Kecamatan Alor Barat Laut hanya sebatas menjadi pakaian, sarung, syal, ataupun pashmina. Pada pelatihan ini Siska mengajarkan tentang membuat tas beserta dompet yang dipadukan dengan bahan kulit.

Baca juga: Kejuaraan Paralayang di Alor, Jevi Oki Cahyono dari NTT Memulai dengan Ketepatan Mendarat

"Pada pelatihan ini saya mengajarkan tentang mengkombinasikan tenun ikat dengan kulit. Saat ini kami menggunakan kulit sintetis sebagai latihan, kalau masyarakat sudah semakin mahir menjahit maka mereka bisa menggunakan bahan kulit asli," jelasnya.

Melalui pelatihan ini Siska berharap, kekhasan tenun Alor dapat memiliki nilai jual dan daya saing yang tinggi baik di Kabupaten Alor, NTT ataupun secara global. 

"Kami sangat optimis tenun Alor yang sudah terkenal ini bisa diangkat menjadi produk yang memiliki nilai jual dan daya saing yang tinggi. Sehingga berpotensi untuk diekspor, bukan hanya di Alor ataupun di ProvinsI NTT, tetapi hingga ke mancanegara. Karena pelanggan mancanegara biasanya menyukai produk yang bercirikan etnis suatu daerah, tenun Alor sangat otentik terutama yang pewarnanya menggunakan bahan alam," tuturnya.

Sememtara itu, Harun Al Rasid Miran., Sp., M.M., selaku Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Alor mengapresiasi Camat dan Ketua Tim PKK atas inisiatif mengadakan pelatihan.

Baca juga: 44 Atlet Ikut Kejurnas Paralayang TROI Seri 2 di Bukit Apuifeeh Alor 

"Profisiat untuk Camat Alor Barat Laut beserta Ketua Tim Penggerak PKK, yang telah berinisiatif melaksanakan pelatihan. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya penenun, karena selama ini tenun lebih banyak dijadikan sebagai bahan baju, volume dan rotasi pemilihan cukup lama bisa memakan waktu 6-12 bulan untuk pemilihan satu tenun," ucapnya.

Demikian Rasid mengatakan, dengan adanya pelatihan ini akan semakin meningkatkan volume pembelian dan pendapatan penenun.

"Adanya variasi produk ini berarti volume pembelian barang akan semakin meningkat, dengan demikian pendapatan penenun akan meningkat. Selain itu hasil tenun sudah bisa melahirkan pelaku usaha baru, yakni penjahit ataupun pengusaha pengelolaan tenun ini," katanya.

Baca juga: Kecamatan Pantar Barat Alor Pamerkan Tenun Berusia 100 Tahun

Baktiar Luma, salah satu peserta menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara. Menurutnya dengan adanya pelatihan ini bisa meningkatkan pendapatan para penenun.

"Pelatihan ini sangat penting untuk desa saya, karena desa tenun. Selama ini tenun hanya dijadikan sebagai bahan baju  sedangkan yang diajarkan dalam pelatihan ini bisa menjadi tas dan dompet. Selama ini tas dan dompet yang kami buat, tidak dimodifikasi hanya tas biasa. Setelah pelatihan ini kami bisa mendesain tas yang lebih bagus lagi dan penjualannya bisa menambah pendapatan kami," pungkasnya. (cr19)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved