Berita Sumba Barat Daya

Pembunuhan di Kodi Utara, Aparat Polres Sumba Barat Daya Buru Terduga Pelaku

Penyidik Polres Sumba Barat Daya sedikit mengalami kendala yakni medan lapangan dan pelaku yang selalu berpindah-pindah menghindarkan diri

Penulis: Petrus Piter | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Wakapolres Sumba Barat  Daya, Kompol I Ketut Mastina menegaskan, penyidik Polres Sumba Barat Daya terus memburu terduga pelaku Pembunuhan terhadap Frengky Sanam di Desa Wailabubur, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya pada Sabtu 30 September 2023 lalu.

Penyidik Polres Sumba Barat Daya sedikit mengalami kendala yakni medan lapangan dan pelaku yang selalu berpindah-pindah menghindarkan dari kejaran aparat kepolisian.

Walau demikian, tidak mengurangi sedikit pun semangat penyidik untuk  terus memburu dan menangkapnya guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Sopir di Kodi Sumba Barat Daya Sudah Teridentifikasi

Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol I Ketut Mastina menyampaikan hal itu kepada wartawan disela-sela menghadiri acara peringatan HUT TNI ke-78 tingkat Kodim 1629 Sumba Barat Daya di markas Kodim 1629 Sumba Barat Daya, Kamis 5 Oktober 2023.

Menurutnya, saat ini, kasus tersebut menjadi sorotan publik sehingga pihaknya terus bekerja keras menuntaskannya. Ia juga meminta dukungan dan kerjasama masyarakat untuk mempercepat proses penanganan terhadap kasus yang menggemparkan publik itu.

Diberitakan sebelumnya  seorang sopir bernama Frengky Sanam yang bekerja pada PT Centra Utama Electrik tewas terbunuh oleh orang tak dikenal saat korban sedang istirahat (tidur) di teras depan salah satu ruang kelas SDN Waimboro di Desa Wailabubur, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Sabtu 30 September 2023 sore.

Pada hari itu korban bersama puluhan temannya sedang  bekerja menggali lubang tanah untuk tanam tiang listrik. Sekitar pukul 16.00 wita, korban menyampaikan keinginan istirahat sebentar di teras depan sekolah itu. Hingga ditemukan tewas beberapa saat kemudian oleh rekannya saat hendak ambil air di dekat sekolah itu. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved