Kericuhan di Oesapa Kupang

Aliansi Pengawal Keadilan Gelar Aksi Seribu Lilin di Depan Mapolresta Kupang Kota

Gusty Bole salah satu keluarga korban ketika diwawancarai menyampaikan terima kasih kepada pihak media yang sudah mengawal kasus ini dengan baik.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/GUSTY HELAN
LILIN - Aliansi Pengawal Keadilan membakar lilin di depan Mapolresta Kupang Kota, Rabu 4 Oktober 2023 

POS-KUPANG.COM, KUPANG  - Aliansi Pengawal Keadilan menggelar aksi seribu lilin di depan Mapolresta Kota Kupang, pada Rabu (4/10) malam. 

Kordinator aksi dalam orasinya menyampaikan tujuan aksi ini adalah mengawal kasus kematian yang menimpa saudara Roy Bole beberapa waktu lalu di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, sekaligus sebagai bentuk dukungan mereka terhadap pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan. 

Gusty Bole salah satu keluarga korban ketika diwawancarai menyampaikan terima kasih kepada pihak media yang sudah mengawal kasus ini dengan baik.

Dia juga berterima kasih kepada kepolisian yang sudah menangani kasus ini dengan baik. "Terima kasih kepada polisi dalam hal ini Kapolresta Kupang Kota sudah menangkap sembilan tersangka," kata Gusty Bole. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Tangkap 4 Pelaku Kericuhan Oesapa Kupang, Tejo Berperan Tikam Roy Bole

Dia juga mengatakan, saat ini pihak keluarga berharap semoga pelaku- pelaku lain yang masih berkeliaran juga segera dijadikan DPO dan ditangkap sesegera mungkin serta dimintai keterangan.

"Kan kejadian waktu itu sekitar 40-an orang jadi bisa dijadikan DPO supaya ditangkap, diminta keterangan peran mereka waktu itu sebagai apa," katanya. 

Marianus Mau, Ketua Presidium PMKRI Kota Kupang ketika diwawancarai menyampaikan bahwa kedatangan mereka dalam melakukan aksi ini sebagai bentuk rasa duka cita terhadap pembunuhan saudara Roy Bole.

Dia juga menambahkan aksi dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Polresta Kupang untuk meningkatkan keamanan di Kota Kupang. 

Baca juga: Suasana Rumah Duka di Naikolan, Istri Roy Bole Pingsan, Orangtua Tak Punya Firasat Buruk

Sementara itu Hemax Rihi, Kordinator BEM Nusantara NTT menyampaikan terima kasih pada kepolisian atas kinerja yang sejauh ini bergerak cepat mengusut kasus pembunuhan saudara Roy.

"Kedatangan kami juga sebagai bentuk dukungan terhadap Polres Kupang Kota untuk mengusut tuntas kasus ini. Kami ingin semua pelaku yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kasus pembunuhan ini segera ditangkap,' harapnya. 

Aliansi Pengawal Keadilan yang di dalamnya tergabung keluarga korban, PMKRI Kota Kupang dan BEM Nusantara NTT.

 

Mereka juga membawa tiga tuntutan yang tertulis dalam spanduk, yang pertama, mengawal proses hukum kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Roy Herman Bole agar diusut tuntas dan transparan.

Kedua, mengecam keras segala bentuk tindakan premanisme dan pembunuhan di kota Kupang. Ketiga mendorong Polresta Kupang Kota untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Kupang. 

Aksi ini diakhiri dengan pembakaran lilin oleh seluruh peserta aksi tepat didepan Mapolresta Kupang Kota. 

(Laporan Gusty Helan, Mahasiswa UNIPA) 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved