Pos Kupang Stunting Award

Pemkab Belu Terima Penghargaan Sebagai Penggerak Posyandu Pencegahan Stunting

bahwa setiap tahun Pos Kupang sangat konsisten dan terukur memberikan penilaian terhadap kinerja Pemerintah. 

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK POS KUPANG
SERAHKAN - General Manager Pos Kupang, Margaretha Iin Wahyuningrum saat menyerahkan penghargaan kepada Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin dalam acara Pos Kupang Award Peduli Stunting. Senin, 2 Oktober 2023 malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu mendapat penghargaan sebagai lembaga pemerintah penggerak posyandu untuk pencegahan stunting

Penghargaan tersebut diberikan oleh media Pos Kupang yang dikemas dalam acara Pos Kupang Award Peduli Stunting, yang diterima langsung oleh Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH., FINASIM, di Ballroom Timor Hotel Harper Kupang, Senin, 2 Oktober 2023 malam. 

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus usai menerima penghargaan tersebut menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pos Kupang atas penghargaan terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Belu. 

"Terima kasih kepada Pos Kupang yang sudah mengundang kami untuk memberikan pengharapan terhadap kerja-kerja kami dilapangan, baik oleh Pemerintah, kader PKK terutama kader-kader posyandu dan juga lembaga-lembaga swasta yang bekerjasama dengan Pemkab Belu," ujar Bupati Belu.

Baca juga: Kota Kupang Terima Pos Kupang Stunting Award: Kami Tidak Bisa Mengatasi Masalah Stunting Sendirian

 

Bupati Agus menilai bahwa setiap tahun Pos Kupang sangat konsisten dan terukur memberikan penilaian terhadap kinerja Pemerintah. 

"Terkait kasus stunting di Kabupaten Belu saat ini sudah mencapai 11,1 persen dari target 14 persen secara nasional dan tiga tahun yang lalu mencapai 20 persen, tetapi secara gradual turun terus. Di tahun 2024 kita menargetkan angka stunting turun dibawa dua digit atau dibawah 10 persen," ungkapnya. 

Ia juga menyampaikan bahwa, pencapaian ini tentunya atas kerja kolaborasi bersama dengan kualitas kerja yang terukur di posyandu.

"Dari berbagai sisi kita kerja ini secara kolaborasi dengan berbagai stakeholder sehingga angka stunting di Kabupaten Belu bisa turun," tutur dokter Spesialis penyakit dalam tersebut. 

Selain itu, kata dia, sebanyak 452 lebih Posyandu di Kabupaten Belu sebelumnya standar pengukuran di setiap Puskesmas tidak sama. 

"Hari ini seluruh Posyandu di Kabupaten Belu sudah menggunakan timbangan digital dan dengan berbagai stakeholder memberikan makanan tambahan, termasuk menggunakan dana desa atau 8 persen untuk ketahanan pangan," bebernya.

Untuk diketahui, Pos Kupang Award Peduli Stunting adalah inisiatif yang berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak stunting

Acara ini menjadi bentuk apresiasi untuk lembaga pemerintah dan non-pemerintah yang berperan aktif dalam mengatasi masalah stunting di Nusa Tenggara Timur.

Program kerja stunting ini merupakan bagian program kerja Tribun Network dan Pos Kupang. Penghargaan akan diberikan kepada instansi-instansi yang memiliki rencana kerja serupa dalam menangani stunting.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved