Pos Kupang Stunting Award

Kota Kupang Terima Pos Kupang Stunting Award: Kami Tidak Bisa Mengatasi Masalah Stunting Sendirian

Pemerintah Kota Kupang menerima Pos Kupang Award Peduli Stunting untuk kategori Lembaga Pemerintahan Penggerak Orang Tua Asuh.

Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE/POS KUPANG
Kepala Bappeda Kota Kupang, Djidja Kadiwanu (kiri), ketika mewakili Penjabat Wali Kota Kupang, menerima Pos Kupang Award Peduli Stunting untuk kategori Lembaga Pemerintahan Penggerak Orang Tua Asuh, di Ballroom Timor Hotel Harper Kupang, Senin 2 Oktober 2023. Penghargaan ini dserahkan Manajer Produksi Pos Kupang, Hilarius Fery Jahang. 

POS-KUPANG. COM, KUPANG - Kepala Bappeda Kota Kupang, Djidja Kadiwanu mengatakan, Pemerintah Kota Kupang tidak bisa mengatasi masalah stunting sendirian, melainkan harus berkolaborasi  dengan berbagai pihak, baik sebagai lembaga maupun perorangan.

Hal itu disampaikan Djidja Kadiwanu dalam sambutannya mewakili Penjabat Wali Kota Kupang ketika menerima Pos Kupang Award Peduli Stunting, di Ballroom Timor Hotel Harper Kupang, Senin 2 Oktober 2023.

Pemerintah Kota Kupang menerima Pos Kupang Award Peduli Stunting untuk kategori Lembaga Pemerintahan Penggerak Orang Tua Asuh.

Djidja Kadiwanu menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kupang tentang Penanganan Stunting, maka untuk 51 kelurahan di Kota Kupang masing-masing OPD menjadi pendamping untuk penanganan stunting. Pendamping harus mencari sendiri orang tua asuh di kelurahan yang didampinginya.

Dia mengatakan pada tahun 2021 prevalensi stunting di Kota Kupang sekitar 21,6 persen. Sedangkan pada awal tahun 2022 naik jadi 25,1 persen dan pada pertengahan tahun 2022 menurun menjadi 21,5 persen. Angka itu pada Agustus tahun 2023 menurun secara signifikan menjadi 17,2 persen.

Dia menambahkan, penghargaan yang diberikan oleh Pos Kupang merupakan sebuah dorongan kepada Pemerintah Kota Kupang untuk lebih giat lagi bekerja menurunkan stunting.

Dia juga menyampaikan penghargaan ini akan disampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Kupang karena pencapaian ini adalah hasil kerja keras masyarakat.

Laporan Gusty Helan, mahasiswa magang dari UNIPA

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved